5.000 Lele Mati di Kolam KDMP Boyolali, Diduga Diracun
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Keriput wajah/copiisimamici
Harianjogja.com, JAKARTA – Memiliki kulit wajah yang sehat, kencang dan awet selalu menjadi dambaan banyak orang, khususnya kaum wanita.
Tidak heran jika banyak orang melakukan berbagai cara untuk menjaga kulit mereka agar tetap sehat, kencang dan awet layaknya usia muda dulu. Salah satu diantaranya adalah menggunakan produk kecantikan.
Menurut para ahli, ada beberapa kebiasaan dan kecenderungan dari produk yang kita gunakan yang dapat membuat penampilan Anda justru terlihat lebih tua.
Untuk membantu Anda menentukan dengan tepat bagian mana dari rejimen Anda yang dapat merugikan Anda, berikut adalah beberapa kebiasaan yang harus Anda hindari, melansir Who What Wear, Rabu (6/10/2021).
Mengutip Halodoc, SPF merupakan kandungan pelindung matahari yang mampu melindungi kulit Anda dari sengatan matahari. Baik itu hujan maupun panas terik, mereka akan melindungi kulit Anda dari sinar UV yang berbahaya, dan ini sangat penting jika Anda ingin mencegah tanda-tanda penuaan dini.
SPF dalam riasan Anda tidak cukup untuk melindungi kulit Anda. “UVA, yang hadir setiap hari, dapat menembus awan, jendela, dan ke dalam lapisan kulit Anda, menyebabkan glikasi kolagen dan elastin (kematian). Mengenakan pelindung UV spektrum luas setiap hari itu wajib,” kata Pamela Marshall, ahli kecantikan klinis.
Selain penggunaan tisu berpotensi merusak lingkungan, mereka juga terbukti merusak kondisi kulit Anda.
“Kebanyakan tisu pembersih mengandung bahan kimia seperti deterjen dan alkohol keras yang menghilangkan keseimbangan pH alami kulit. Bahan-bahan ini dapat menyebabkan iritasi dan membuat kulit kering, dehidrasi, dan sensitif,” ungkap ahli facial selebriti Lisa Harris.
Namun, ternyata bukan hanya bahan kimia keras yang bisa menyebabkan kulit menua. Dia menjelaskan, tisu tidak membersihkan kulit dengan benar dan malah menyebarkan bakteri di sekitar wajah, yang dapat menyebabkan lebih banyak masalah di kemudian hari. Pembersihan yang berlebihan dengan tisu yang keras sebenarnya dapat membuat kulit menua.
Ternyata bukan hanya rejimen perawatan kulit Anda yang dapat menyebabkan kulit Anda terlihat lebih tua dari yang sebenarnya. Cara Anda merias wajah dapat membuat semua perbedaan. Penata rias selebriti Hannah Martin mengungkapkan kunci untuk kulit awet muda adalah menjaga segala sesuatunya tetap ringan dan berembun.
“Menjadi terlalu antusias dengan bedak dapat menyebabkan kulit tampak kering dan tidak bercahaya dan benar-benar dapat meningkatkan munculnya garis-garis halus dan kerutan,” katanya. Sebagai gantinya, gunakan formula foundation yang lebih ringan dan hanya bedak jika diperlukan
Menurut para ahli, kelembaban dan hidrasi berada di urutan teratas daftar prioritas jika Anda ingin menjaga kulit Anda terlihat awet muda.
“Semua kulit membutuhkan hidrasi. Jika Anda kurang melembabkan, kulit akan tampak lebih kasar, berkerut, dan kusam. Ditambah lagi, karena dehidrasi, kerutan bisa terlihat lebih dalam,” jelas Harris. Untuk menjaga kulit tampak muda dan sehat, Anda disarankan untuk mengisi ulang kulit dengan serum dan pelembab setiap hari.
“Mengenakan eyeliner yang terlalu gelap bisa membuat mata terlihat lebih tua dan membuat mata terlihat lebih kecil. Pilih warna cokelat lembut atau abu-abu untuk membingkai mata dengan lembut dan menciptakan tampilan yang lebih halus dan lebih modern,” kata Martin.
Dan bukan hanya riasan mata yang harus dicerahkan. Dia menambahkan, “Warna alas bedak yang terlalu gelap, lipstik yang sangat gelap, dan tidak adanya perona pipi juga bisa menyebabkan penuaan. Ganti dengan kulit berembun, bibir berkilau, dan sedikit perona pipi untuk tampilan yang lebih bercahaya dan awet muda.”
Bukan rahasia lagi bahwa terlalu keras menggunakan scrub wajah dapat menyebabkan kemerahan dan iritasi. Namun, eksfoliator cair seperti asam juga dapat menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki jika digunakan terlalu sering.
“Menggunakan eksfoliator yang keras setiap hari memecah penghalang lipid alami Anda yang membantu menghidrasi lapisan atas epidermis secara alami. Hal ini dapat menyebabkan urat benang, jaringan parut, dan penipisan kulit,” Harris memperingatkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Polisi menyelidiki dugaan peracunan yang menyebabkan 5.000 lele di kolam KDMP Boyolali mati. Barang bukti dan sampel air telah diamankan.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.
Pemerintah Indonesia melobi AS agar minyak sawit dikecualikan dari tarif tambahan 10 persen. Airlangga menyebut proses di USTR masih berlangsung.
Polda Metro Jaya menetapkan tujuh tersangka bentrokan Pegangsaan. Warga dan keluarga korban sepakat menjaga kondusivitas serta mendukung proses hukum.