Ingat! Jangan Minum Obat dengan 5 Minuman Ini, Bisa Berbahaya
Minuman energi juga termasuk di antara minuman yang menurut para peneliti harus Anda hentikan untuk mendorong obat-obatan pada tubuh.
Skinny Jeans
Harianjogja.com, JAKARTA – Skinny jeans menjadi tren sejak lama hingga hari ini. Seiring berjalannya waktu, jeans ketat juga bermetamorfosis menjadi legging dan jegging.
Meski terlihat modis, namun ada beberapa dampak kesehatan yang ditimbulkan. Tidak hanya mengancam wanita, namun juga bisa menimpa pada pria.
Dilansir dari graziaindia, Jumat ( 20/8/2021) inilah bahaya yang mengancam kesehatan dari skinny jeans :
1. Vulvodynia
Sebuah jurnal penelitian penyakit saluran genital menemukan bahwa celana jeans ketat atau celana skinny menyebabkan Vulvodynia. Vulvodynia adalah suatu kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan dan nyeri berdenyut kronis di daerah vulva. Jeans ketat juga terkait dengan iritasi vagina, infeksi jamur, dan vaginosis bakteri. Masalah ini terjadi karena jeans membatasi aliran udara dan aliran darah di tubuh bagian bawah.
2. Kerusakan otot permanen
Skinny jeans menyebabkan kerusakan otot dan saraf. Studi kasus oleh Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry menemukan bahwa jongkok dengan skinny jeans dalam waktu lama menyebabkan kondisi yang disebut sindrom kompartemen. Itu terjadi ketika suplai darah terputus ke bagian tubuh tertentu. Sindrom ini ditandai dengan pembengkakan yang terjadi di sekitar saraf, otot dan pembuluh darah.
3. Infertilitas pada pria
Mengenakan skinny jeans juga merupakan ide yang buruk bagi pria. Celana tersebut mempengaruhi kesehatan reproduksi pria dan juga menyebabkan ISK bersama dengan masalah kesehatan lainnya. Torsi testis adalah kondisi umum pada pria yang menggunakan skinny jeans terus menerus. Mengenakan jeans ini untuk waktu yang lama juga menyebabkan kanker dan kerusakan pada bagian pribadi pada pria.
4. Masalah sendi dan sakit punggung
Menggunakan skinny jeans meningkatkan stres pada otot yang mempengaruhi punggung bawah pada pria dan wanita. Tak hanya itu, itu juga dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang dan panggul pada pria dan wanita karena gerakan dan postur tubuh yang tidak normal saat mengenakan celana ketat. Masalah ini disebabkan oleh postur tubuh yang buruk sehingga menyebabkan pelampiasan saraf. Fenomena populer disebut sindrom skinny jean.
5. Sakit Perut
Seperti halnya mengenakan ikat pinggang yang ketat menyebabkan rasa sakit di perut dan daerah panggul, celana ketat akan menekan perut dan pinggang. Akhinya celana tersebut membatasi aliran darah di kelenjar getah bening. Penggunaan terlalu lama juga mematikan bagi sendi pinggul dan tulang belakang dan memengaruhi postur.
6. Pembekuan Darah
Mengenakan jeans ketat adalah alasan utama sirkulasi darah yang buruk di tubuh bagian bawah. Jika di biarkan itu menyebabkan pembekuan darah. Saat mengenkana celana ketat, saraf mengalami tekanan konstan yang akhirnya menyebabkan rasa sakit di sekitar daerah selangkangan dan paha. Masalah ini sering ditandai dengan kesemutan, terbakar dan ketidaknyamanan di kaki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Minuman energi juga termasuk di antara minuman yang menurut para peneliti harus Anda hentikan untuk mendorong obat-obatan pada tubuh.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.