Polisi Bongkar Dugaan Pesta Narkoba di New Zone Medan, 34 Diamankan
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Di Indonesia, orang biasanya mandi dua kali yakni pada pagi dan sore hari. Selain menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh, mandi pagi pun bisa membantu menurunkan tingkat stres, memberikan energi dan membersihkan racun dalam tubuh dari semalam.
Cheryl Lythgoe, Matron di Benenden Health, mengakui bahwa sebagian besar orang memiliki ritual mandi pagi setelah bangun tidur.
Meskipun mandi pagi membantu menghilangkan bau dan membuat tubuh lebih segar, ritual ini justru lebih banyak memberikan kerugian.
Menurut Lythgoe, masalahnya terletak pada keseimbangan halus dalam tubuh yang membantu mendukung struktur kulit sehat.
Baca juga: Penting! Perhatikan 5 Hal Ini Setelah Bercerai dari Pasangan
Lythgoe, mengatakan cara mempertahankan struktur kulit yang sehat tergantung pada minyak normal yang diproduksi tubuh dan keseimbangan bakteri baik serta mikroorganisme.
Mandi pagi setiap hari, terutama menggunakan air panas bisa mengganggu cara tubuh menjaga kesehatan kulit, menyebabkan kulit kering, iritasi dan gatal.
Kulit yang kering lebih berpeluang besar mengalami infeksi dan alergen, karena rendahnya perlindungan.
Selain itu, Lythgoe juga memperingatkan membersihkan area tubuh yang berbeda secara berlebihan ketika mandi bisa memperburuk masalah kulit Anda.
"Dalam gaya hidup germaphobe kami, kami menggunakan produk antibakteri yang mengganggu semua jenis bakteri termasuk yang sehat untuk kulit kita." jelas Lythgoe dikutip dari Express.
Baca juga: Jaga Kesehatan Pascasembuh dari Covid-19, Konsumsi Biji-bijian, Jauhi Gorengan
Hasil survei mereka menunjukkan bahwa sistem kekebalan kita kurang efektif dalam mengelola bakteri jahat maupun bakteri baik. Karena itu, jangan terlalu sering mandi dan bersihkan area-area penting saja.
Hal ini mungkin terdengar aneh, tapi lebih jarang mandi daripada mandi dua kali setiap hari lebih memberikan manfaat kesehatan. Para ahli pun menyarankan untuk mandi beberapa kali saja.
"Meskipun tak ada jumlah frekuensi mandi yang ideal, para ahli menyarankan bahwa mandi beberapa kali per minggu sudah cukup. Kecuali, Anda berkeringat, kotor atau harus mandi lebih sering," jelas Harvard Health.
Menurut Harvard Health, mandi dalam durasi singkat yang hanya fokus pada kebersihan ketika dan selangkangan juga sudah cukup. Misalnya, Anda mandi hanya 3-4 menit.
Walaupun jarang mandi setiap harinya mungkin tak terbayangkan oleh Anda. Tapi, Anda mungkin bisa mulai mempertimbangkannya demi kesehatan tubuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bareskrim Polri menggerebek THM New Zone Medan, 34 orang diamankan, sebagian positif narkoba. Kasus masih didalami.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.
BTN telah menyalurkan 6 juta KPR untuk desil 3. Simak strategi KPR subsidi, BSPS, hingga digitalisasi untuk menjangkau masyarakat unbanked.
Megawati Soekarnoputri bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.