Banjir Terjang Gaza, 70.000 Tenda Pengungsi Palestina Terendam
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
Lesti Kejora dan ayahnya, Endang Mulyana. /Ist-Instagram @ayah_kejora
Harianjogja.com, JAKARTA - Penyanyi dangdut Lesti Kejora kini telah telah dikenal luas oleh publik. Namun, di balik semua itu, ada perjuangan sang ayah yang berandil besar dalam kehidupan Lesti Kejora.
Pada beberapa waktu yang lalu, ayah Lesti Kejora mengungkapkan kondisi keluarganya sebelum Lesti Kejora ada dan terkenal. Ayah Lesti Kejora, Endang Mulyana, mengaku pernah bekerja sebagai asisten rumah tangga alias ART di keluarga Tamara Bleszynski.
Pengakuan ini diungkapkan oleh Endang Mulyana di kanal YouTube Beni Mulyana Sopian pada beberapa waktu lalu. Pada momen tersebut, Endang Mulyana bercerita mengenai perjuangannya.
Baca juga: Dituduh Jual Surga Demi Harta, Ustaz Yusuf Mansur Beri Tanggapan Begini
Ayah Lesti Kejora mengatakan bahwa ia sudah merantau sejak usia muda. Ada beberapa alasan yang membuat Endang melakukan hal tersebut, satu di antaranya, ayah Lesti Kejora itu merasa bahwa ia adalah orang yang tidak bisa diam.
“Bapak ini dari tahun 1982 bapak kan orangnya di umur 13 tahun anak yang bisa dibilang suka mengembara ke sana kemari," ujar ayah Lesti Kejora.
Selain itu, Endang Mulyana mengatakan bahwa ia berasal dari keluarga yang sangat sederhana. Ayah Lesti Kejora merantau karena ingin mendapatkan pekerjaan yang bisa menghidupi keluarganya.
Baca juga: Blak-blakan, Rizky Billar Sebut Persiapan Pernikahannya dari Mental hingga Materi
"Karena bapak mungkin, orang tua yang tidak berada, pekerja keras juga," imbuhnya.
Endang Mulyana merantau ke Bandung pada tahun 1982. Saat berada di Bandung, ayah Lesti Kejora bekerja menjadi ART untuk keluarga Tamara Bleszynski.
“Bapak awal tahun 1982 berangkat ke Bandung. Di Bandung 6 tahun lumayan pengalamannya di situ sempet ketemu sama orang tuanya artis. Tamara Bleszynski waktu itu masih belum jadi artis. Saya kerja di omnya Tamara Bleszynski. Waktu itu saya juga jadi pembantu, jadi tukang kebun," kata ayah Lesti.
Jika pekerjaannya sudah selesai, ayah Lesti Kejora kerap diajak main badminton oleh Tamara Bleszynski.
"Kalau pagi-pagi, udah selesai kerjaan saya suka diajak main badminton sama Tamara Bleszynski. Waktu itu masih kecil ada sodaranya juga," kata ayah Lesti Kejora.
Endang Mulyana mengatakan bahwa ia bekerja selama enam tahun di keluarga Tamara Bleszynski. Setelah itu, ayah Lesti Kejora memutuskan pindah dan bekerja untuk orang asing.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.
Kelurahan Terban Jogja menggelar penyuluhan KUHP dan KUHAP sekaligus mengenalkan pidana kerja sosial sebagai alternatif pemidanaan.
Rekrutmen CPNS dan PPPK Gunungkidul 2026 belum dipastikan. Pemkab mengajukan 370 formasi, tetapi masih menunggu keputusan pusat.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 2 November 2026 tersedia 15 kali keberangkatan. Simak jadwal 13 stasiun dan tarif Rp8.000.
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.