Aturan Gaji untuk Kepala Daerah Bakal Direvisi
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Aktris Cornelia Agatha ketika ditemui saat peluncuran Komnas Anak TV di Kantor Komisi Nasional Perlindungan Anak, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). /Suara.com-Alfian Winanto
Harianjogja.com, JAKARTA- Masih ingat dengan artis Cornelia Agatha? Pemeran Sarah dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini kini bergelar magister hukum dan advokat. Ia termotivasi karena upayanya melindungi anak-anak yang menjadi korban kekerasan kala itu.
Bahkan, ia mengaku fokus membela anak-anak yang menjadi korban tindak kekerasan sejak 2010 lalu.
"Basic-nya saya suka sekali sama anak kecil, saya sayang sekali sama anak-anak. Tahun 2010 saya membaca berita ada bayi berumur lima bulan mengalami KDRT, patah tulang kedua tangan dan kakinya, haduh.. (miris)," ujar Cornelia Agatha, saat ditemui di Komnas Anak, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Senin (12/4/2021).
"Itu di RS Koja ya, saya sempat datang sendirian menjenguk anak tersebut. Dari situ saya kayak ada ikatan batin dan akhirnya kepikiran yang lain lain, bagaimana (kasus) anak lain yang tidak terungkap," kata Cornelia Agatha menambahkan.
Oleh karena itu, Cornelia Agatha memutuskan untuk sekolah hukum. Perempuan 48 tahun ini bertekad mengabdikan diri dan profesinya untuk memperjuangkan hak anak.
"Akhirnya saya memutuskan untuk kuliah, saya ambil hukum dan melanjutkan ke S2. Saya juga kemarin baru dilantik menajdi advokat dan semua itu saya lakukan hanya untuk membantu anak-anak," ujar mantan istri Sony Lawlani ini.
Tidak jarang juga, Cornelia Agatha mendatangi anak-anak korban tindak kekerasan. Naluri keibuannya membuatnya ingin hadir sekadar berbagi peluk dan tawa.
"Saya nggak pernah tega lihat anak-anak yang menjadi korban kekerasan. Jadi Saya sering mendatangi korban anak tindak kekerasan. Naluri keibuan saya muncul dan langsung ingin peluk aja gitu, saya mau bantu traumanya," kata Cornelia Agatha melanjutkan.
Disinggung soal pengalamannya terkait kekerasan yang pernah dialaminya saat anak-anak, ibu dua anak ini enggan menceritakan pengalamannya. Cornelia Agatha menegaskan mulai tergerak sejak lama.
"Saya belum bisa share soal itu, tapi memang kalau saya sekarang sudah sampai sejauh ini, berdampingan dengan Pak Arist dan Komnas Anak itu sudah sejak lama menjadi impian saya," tutur Cornelia Agatha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
BPBD DIY memprediksi puncak kekeringan terjadi pada Agustus 2026. Bantul dan Gunungkidul menjadi wilayah paling kritis akibat krisis air bersih.
Dinkes Kota Jogja menargetkan 3.146 anak menerima vaksin HPV pada BIAS 2026. Tahun ini, imunisasi juga menyasar anak laki-laki kelas 5 SD.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.