Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Poster film Badut Gendong. Antara/HO-MAGMA Entertainment\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Genre horor menjadi genre yang paling banyak mendominasi film yang didaftarkan dalam Festival Film Indonesia (FFI) 2026. Ketua Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 Ario Bayu mengatakan dominasi tersebut terlihat dari banyaknya film horor yang masuk sebelum proses seleksi menuju 25 besar.
“Tapi memang ya rata-rata yang disubmit secara keseluruhan gitu ya, sebelum masuk ke 25 besar memang banyak di antaranya horor,” ujar Ario seperti dilansir Antara di Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menurut Ario, kecenderungan tersebut sejalan dengan produksi film Indonesia sepanjang tahun lalu dan tahun ini. Dari berbagai genre yang diproduksi, terdapat tiga genre yang paling banyak dibuat sineas Indonesia, dengan horor berada di posisi pertama.
“Sebenarnya jujur ya top 3-nya mau tidak mau kita lihat aja deh dari tahun lalu dan tahun ini dari hasil produksi film di Indonesia. Memang nomor satu genrenya genre horor,” kata dia.
Komedi dan Drama Juga Banyak Diproduksi
Selain horor, komedi dan drama menjadi genre lain yang banyak diproduksi dalam industri film Indonesia. Sejumlah film juga menggabungkan beberapa genre sekaligus, seperti horor-drama maupun horor-komedi.
Ario menilai tingginya minat terhadap film horor berkaitan dengan kedekatan genre tersebut dengan budaya masyarakat Indonesia. Menurut dia, film dapat menjadi cerminan kebudayaan masyarakat yang percaya dengan hal-hal klenik.
“Jadi ya mau enggak mau kalau kita lihat dari aspek namanya product market fit-nya, jadi ya market kita sukanya horor karena rata-rata kita juga orang-orang yang superstitious atau senang dengan hal-hal mistis, mau enggak mau ya seleranya jatuhnya kepada genre horor,” imbuh dia.
Meski demikian, Ario menilai industri perfilman tetap perlu melakukan inovasi. Jika film horor diproduksi secara terus-menerus tanpa pembaruan, genre tersebut berisiko menimbulkan kebosanan atau kejenuhan bagi penonton.
Ia melihat perpaduan sejumlah genre, termasuk horor-drama, sebagai salah satu bentuk inovasi sekaligus kekuatan film Indonesia.
“Menurut aku justru itu kebalik sih. Justru ya kenapa itu menjadi laku ya karena emang selera kita. Cuma ya kita bikin aja horor yang mungkin lebih advanced atau lebih inovatif,” imbuh dia.
15 Film Cerita Panjang Masuk Daftar FFI 2026
Sebelumnya, Komite Festival Film Indonesia (FFI) 2026 telah mengumumkan daftar film cerita panjang yang terdiri atas 15 film.
Daftar tersebut mencakup Abadi Nan Jaya, Badut Gendong, Dopamin, Ghost in the Cell, Ikatan Darah, Monster Pabrik Rambut, Na Willa, Nobody Loves Kay, Operasi Pesta Copet, Para Perasuk, Semua Akan Baik-Baik Saja, Senin Harga Naik, Surat Untuk Masa Mudaku, Tukar Takdir dan Tunggu Aku Sukses Nanti.
Daftar 15 film tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan FFI 2026 setelah proses pendaftaran film cerita panjang yang menurut Ario banyak diisi karya bergenre horor.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Cristiano Ronaldo tidak masuk skuad Al-Nassr untuk menghadapi Pakhtakor di Liga Champions AFC. Ange Postecoglou memilih mengistirahatkannya.
MotoGP Qatar terancam hanya diikuti 13 pembalap setelah Yamaha mundur dan sejumlah rider mengalami cedera serta masalah kesehatan.
AFC menyoroti peran Jay Idzes sebagai kapten Timnas Indonesia jelang Piala Asia 2027. Perjalanan karier dan pengaruhnya di lini pertahanan menjadi perhatian.
UNESCO mencatat 189 pekerja media tewas sepanjang 2024–2025. Sebanyak 127 kasus terjadi di zona konflik, termasuk 62 korban di Palestina.
Massimo Rivola mengungkap kelemahan Aprilia RS-GP di MotoGP Malaysia 2026. Performa Bezzecchi menurun di sektor keempat Sirkuit Sepang.