Mempercepat Operasional Kopdes Merah Putih
Kopdes Merah Putih mulai soft launching Oktober 2026. Sekitar 23 ribu bangunan selesai, 17 ribu KDKMP menjalani verifikasi dan validasi.
Nikita Mirzani. /Suara.com-Yuliani
Harianjogja.com, JAKARTA - Artis Nikita Mirzani kerap dianggap sebagai artis yang suka bikin gaduh lewat pernyataan kontroversialnya. Namun pada 2021 ini, ia tampak lebih kalem dari biasanya.
Disinggung soal itu, Nikita Mirzani malah membantah jadi artis kalem. "Nggak kalem juga," katanya ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Menurut bintang film Comic 8 ini, sekarang memang tak lagi punya musuh. Sehingga dia merasa tak perlu berkoar-koar di media sosial.
"Memang lagi nggak ada-apa juga kan. Kalau nggak ada-apa, gue gimana-gimana, kan nanti disangka gila," katanya.
Sedang tak memunyai masalah dan musuh, mantan istri Sajad Ukra ini memilih bersikap normal seperti kebanyakan orang.
"Jadi memang momennya lagi kalem-kaleman gitu," ucap dia.
Sementara, Nikita Mirzani sampai sekarang belum kembali mendapatkan akun Instagramnya yang terverifikasi. Walhasil dia masih menggunakan akun Instagram sementara.
Akun Instagram Nikita Mirzani hilang pada Desember 2020. Diduga kuat, akun tersebut dinonaktifkan oleh pihak Instagram karena dianggap melanggar community guidelines setelah dilaporkan ramai-ramai oleh pengguna Instagram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kopdes Merah Putih mulai soft launching Oktober 2026. Sekitar 23 ribu bangunan selesai, 17 ribu KDKMP menjalani verifikasi dan validasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.