Profil dan Pemilik KMP Putri Yasmin, Terbakar di Selat Lombok
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Psikolog anak Rose Mini A.P. mengungkapkan bermain tidak hanya menjadi dunia yang menyenangkan bagi anak-anak, tetapi juga jadi medium untuk belajar paling alami, terutama bagi anak usia prasekolah.
"Anak itu senang sekali main. Didasari tidak keterpaksaan dan merupakan cara belajar paling alami. Jadi kalau anak \'Adek, ini duduk sini, legonya sudah di sini ya, harus main!, itu namanya bukan bermain. Kalau bermain artinya dia harus milih sendiri," tutur psikolog yang akrab disapa Bunda Romi itu dalam webinar bersama Kodomo Challenge, Rabu (18/11/2020).
Baca juga: Bersiap Liburan Natal? Ini Lokasi Wisata Penuh Keindahan
Lewat bermain, anak juga menambah wawasan, kemampuan, dan membentuk perilaku anak. Sehingga, sebaiknya anak dibiarkan saat menggunakan benda-benda yang ada di rumah sebagai media bermain, kata Bunda Romi. Sebab, aktivitas itu bisa merangsang daya kreatif anak.
Ia juga menyampaikan bahwa anak usia dini memiliki keunikan dengan cara berpikirnya yang masih konkret dan rasa ingin tahu besar. Mereka juga sangat senang berimajinasi.
Baca juga: Stres? Coba Saja Tata Ulang Benda di Rumah
"Anak usia dini itu unik banget. Pikirannya masih konkret. Jadi jangan sampai bilang \'Adek, ada pensil bisa digunakan untuk menulis\', tapi tidak ditunjukan bendanya seperti apa. Otak anak hanya bisa menerima sesuatu yang konkret, ada wujudnya," jelas Bunda Romi.
"Kemudian, anak juga punya rasa ingin tahu yang besar. Itu yang menyebabkan semua barang di rumah berantakan. Dan suka berfantasi dengan imajinasi. Pura-pura masak-masakan, suka pakai sepatu hak tinggi, main mobil-mobilan pakai panci. Itu perlu untuk usia dini," lanjutnya.
Lewat bermain, orangtua juga bisa mengajarkan logical mathematical. Bunda Romi menjelaskan bahwa mengajarkan anak matematika logika tidak selalu dengan berhitung. Anak bisa diajak bermain dengan mengelompokkan mainannya berdasarkan warna, ukuran, atau pun jenisnya.
"Dasarnya seperti itu dulu. Belajar bilangan banyak, sedikit, kurang," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Profil KMP Putri Yasmin, kapal feri buatan Jepang 1992 yang melayani rute Padangbai-Lembar dengan kapasitas penumpang dan kendaraan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.