Industri Alas Kaki RI Tertekan pada Agustus 2026, Ini Penyebabnya
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Banyak orang harus mengubah pola makan demi mendapatkan tubuh yang lebih sehat. Salah satu yang dilakukan yakni tak lagi mengonsumsi daging merah.
Sebab meski dikenal sebagai salah satu makanan yang tinggi nutrisi yang lezat, banyak orang yang menganggap daging sebagai makanan yang kurang sehat.
Namun, bagaimana reaksi tubuh ketika seseorang mulai mengurangi bahkan berhenti makan daging merah dalam waktu yang lama?
Baca juga: Pakar: Gejala Kanker Paru Bisa Dilihat dari Kelopak Mata yang Mengendur
Dirangkum dari The Healthy, berikut beberapa hal yang terjadi.
1. Berat badan menurun
Daging merah sangat padat kalori, sehingga seiring waktu Anda akan melihat perbedaan besar pada berat badan ketika berhenti mengonsumsinya.
Sebuah artikel review tahun 2015 di Journal of General Internal Medicine melaporkan bahwa orang yang menjalani diet vegetarian kehilangan lebih banyak berat badan daripada mereka yang menjalankan diet nonvegetarian.
2. Perut kemungkinan tidak terasa begitu kembung
Tubuh mencerna daging merah lebih lambat daripada makanan lain, itulah sebabnya Anda mungkin merasakan sembelit, sakit perut, dan peningkatan gas setelah makan daging.
3. Kulit mungkin terlihat lebih baik
Kulit bersih dimulai dari dalam. Konsumsi buah dan sayuran, yang juga sarat dengan vitamin seperti A, C, dan E yang dikenal untuk melawan radikal bebas penyebab noda.
4. Kadar kolesterol menurun
Kurangi daging merah dan Anda akan mengurangi jumlah lemak jenuh, yang telah dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih tinggi.
Meskipun kolesterol tinggi dapat dikaitkan dengan gen, mengurangi daging merah akan sangat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh Anda. Begitu juga dengan mengambil langkah-langkah penurun kolesterol lainnya.
Baca juga: 8 Tips Bekerja dari Rumah Tanpa Terganggu
5. Mengurangi risiko kanker
Pada 2015, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan daging merah sebagai kemungkinan karsinogen , yang berarti dapat menyebabkan kanker.
"Ada laporan yang mengaitkan asupan tinggi daging merah dengan peningkatan risiko kanker, terutama kanker usus besar," kata Adrienne Youdim , MD, direktur Pusat Penurunan Berat Badan dan Nutrisi di Beverly Hills.
Daging merah olahan , seperti hot dog dan sosis, juga mengandung nitrit, baik secara alami maupun sebagai pengawet tambahan. Nitrit dianggap berkontribusi pada kanker.
6. Kekurangan nutrisi tertentu
Meskipun sangat mungkin untuk mengganti protein dengan bahan makanan lain, beberapa nutrisi memang datang terutama dari daging merah.
Baca juga: Anda Perokok tapi Ingin Tetap Sehat? Cobalah 3 Tips Berikut
Salah satu keluarga nutrisi utama daging merah adalah vitamin B, sebagian besar vitamin B12, dan juga zat besi mineral. Jika Anda masih makan kerang, 3,5 ons kerang matang dapat memasok B12 sebanyak daging sapi. Sumber baik lainnya adalah tahu dan produk kedelai, ikan, keju, dan telur.
Untuk mengatasinya, beberapa ahli mungkin akan merekomendasikan suplemen vitamin.
7. Memiliki lebih banyak energi
Menukar daging merah dengan makanan yang lebih sehat, seperti kacang-kacangan, lemak nabati, biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran, dapat menghasilkan tingkat energi yang lebih tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Industri alas kaki kontraksi pada Agustus 2026. Kemenperin mengungkap penyebabnya, mulai dari permintaan ekspor hingga konsumsi domestik yang melambat.
Trans Jogja disiapkan terintegrasi dengan Grab untuk mengatasi akses halte dan memperkuat konektivitas first mile-last mile.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.