Pemerintah Sebu BBM Aman, Pertamina Tambah Armada dan Operasi SPBU
DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan stok BBM nasional aman. Masyarakat diminta tidak panic buying meski terjadi antrean di sejumlah SPBU.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Olahraga terbukti meningkatkan kesehatan fisik. Namun, ternyata olahraga juga bermanfaat untuk kesehatan mental.
Psikolog olahraga Jarrod Spencer mengatakan bahwa olahraga dapat membantu orang mengeluarkan tekanan emosional dari dalam dirinya. Hal ini karena olahraga membuat pikiran Anda bekerja dan memproses informasi pada tingkat yang sangat tinggi.
Baca juga: Penelitian: Orang Muda yang Terinfeksi Corona Berisiko Punya Masalah Kesehatan Serius
Dilansir dari Livestrong, berikut pilihan olahraga yang bisa membuat tubuh Anda bugar dan sehat, sekaligus ampuh mengusir stres.
1. Peregangan
Jangan sepelekan olahraga peregangan. Stres dapat membebani otot Anda. Ditambah lagi dengan posisi bekerja terlalu lama sambil duduk di depan laptop yang bisa menekan leher dan bahu. Melakukan olahraga peregangan dapat membantu melepaskan sebagian ketegangan otot fisik. Dan saat itulah Anda juga akan merasakan pelepasaan tekanan emosional.
Baca juga: Dibanding Negara Maju Usia Pasien Kanker Usus Besar di Indonesia Lebih Muda
Lakukan latihan peregangan selama 10 menit. Mulailah dengan area tubuh yang terasa tegang. Jika itu terjadi di banyak area tubuh, fokuslah pada area bahu, leher, betis, paha belakang, dan pinggul.
2. Yoga
Yoga dikenal sebagai olahraga untuk pikiran dan jiwa. Manfaatnya bisa menghilangkan stres dan meningkatkan kesehatan mental, serta menambah kekuatan dan keseimbangan.
Sebuah studi pada Februari 2018 dalam Journal of Preventative Medicine menunjukkan latihan yoga tiga kali seminggu selama empat minggu dapat membantu menghilangkan stres dan memperbaiki suasana hati.
3. Jalan kaki
Jalan kaki adalah salah satu latihan yang paling hemat biaya, mudah dilakukan di mana saja dan kapan saja, memperkuat otot, serta meningkatkan kebugaran kardiovaskular pada saat yang bersamaan.
Dalam studi Mei 2018 di Behavioral Sciences juga disebutkan bahwa berjalan kaki dapat mengurangi kadar hormon kortisol terkait stres dan meningkatkan cara orang merasakan stres emosional mereka sendiri, terutama jika mereka berjalan di alam terbuka.
4. Lari
Sains mendukung manfaat lari untuk mengurangi stres. Olahraga lari membantu melepaskan zat kimia otak yang menenangkan dan merilekskan. Jika Anda baru mencoba berlari atau sudah lama tidak berolahraga, lakukan perlahan dan tetapkan tujuan yang realistis. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan saran medis. Kalau perlu, mulailah dengan berjalan kaki terlebih dahulu, baru kemudian tingkatkan secara perlahan intensitas olahraga menjadi lari. Jangan lupa kenakan sepatu yang nyaman dan sesuai untuk menghindari cedera olahraga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
DPR, BPH Migas, dan Pertamina memastikan stok BBM nasional aman. Masyarakat diminta tidak panic buying meski terjadi antrean di sejumlah SPBU.
Pemkab Sleman merampungkan pengadaan delapan dump truck dan mulai membangun depo sampah untuk mendukung operasional PSEL Yogyakarta Raya.
DKP Bantul menyiapkan penebaran lebih dari 48.000 benih ikan nilem dan tawes di enam sungai untuk menjaga populasi ikan lokal dan kelestarian lingkungan.
Penyaluran KPR Sejahtera FLPP telah mencapai 101.978 unit rumah hingga 15 Juli 2026 dengan nilai pembiayaan Rp12,67 triliun bagi MBR.
Pemerintah membayar bunga utang Rp514,39 triliun sepanjang 2025 atau hampir 20 persen dari total belanja pemerintah pusat.
The Jayakarta Yogyakarta menggelar kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan dengan menjadi narasumber dalam kegiatan MPLS