BLT Kesra Rp900 Ribu Cair, Ini Cara Cek Lewat HP
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Ilustrasi olahan makanan di hari raya Iduladha
Harianjogja.com, JAKARTA - Hari Raya Iduladha akan dirayakan dengan segala santapan beraneka ragam. Di Iduladha yang merupakan momen kurban, akan ada banyak santapan berbahan daging sapi dan kambing yang tinggi kolesterol.
Mulai dari rendang daging, sate, gulai, tongseng, dan lain-lain menjadi ciri khas di hari raya Iduladha.
Dikutip dari laman produsen suplemen serat FibreFirst, makan olahan daging kurban dapat menyebabkan naiknya kolesterol dan berat badan karena jika dilihat dari kandungan gizinya, mengandung tinggi lemak, khususnya lemak jenuh, dan kolesterol dimana berat badan akan ikut mengalami kenaikan.
Baca juga: Waspadai Diabetes pada Anak Kecil, Ini Gejalanya
Nourmatania Istiftiani SKM selaku Scientific FibreFirst ikut menekankan, konsumsi makanan tinggi lemak dan kalori, seperti dalam hidangan Iduladha juga berisiko meningkatkan kadar kolesterol darah.
Namun, bukan berarti kita tidak dapat mencegah peningkatan kadar kolesterol dan berat badan saat Idul Adha. Ada beberapa tips yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi dan mencegah kedua hal tersebut, antara lain:
Pilih bagian daging dengan kandungan sedikit lemak
Pilih bagian daging yang mengandung sedikit lemak atau kamu dapat membuang lemak yang ada di daging kurban. Hindari juga mengonsumsi bagian jeroan, karena mengandung tinggi lemak dan kolesterol.
Porsi secukupnya
Perhatikan porsi atau jumlah daging yang dikonsumsi. Terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi kalori atau tinggi lemak juga akan menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan yang umum terjadi pada hari raya, seperti refluks dan dispepsia.
Baca juga: Pentingnya Isyarat Tangan Supaya Aman Bersepeda di Jalan Raya
Konsumsi cukup serat dari buah dan sayuran
Buah dan sayuran adalah sumber serat yang memiliki manfaat positif untuk kadar kolesterol. Konsumsi diet tinggi serat dapat menurunkan kolesterol hingga 10%. “Konsumsi serat, khususnya serat larut air (seperti psyllium, pektin, beta glucan, dll), akan mengikat kolesterol yang ada di pencernaan dan mengeluarkannya bersama dengan feses. Konsumsi serat juga dapat membantu mengontrol berat badan, karena serat memberikan rasa kenyang dan akan difermentasi oleh bakteri pencernaan, membentuk asam lemak rantai pendek yang dapat meningkatkan pembakaran lemak serta mengurangi penyimpanan lemak”, kata dr. Hilna Khairunisa M. Gizi, Sp. Gk.
Agar tetap bisa menikmati makan-makan di hari raya Idul Adha tanpa khawatir kolesterol dan berat badan naik, sebaiknya ikuti tips di atas.
"Khusus untuk serat, jika dalam hari tersebut dirasa kamu tidak cukup mengonsumsi serat, kamu bisa minum suplemen serat seperti FibreFirst," tambahnya.
Dia juga mengatakan konsumsi makanan yang tinggi kalori dan lemak dapat meningkatkan produksi racun dan menurunkan jumlah serta keragaman bakteri baik di pencernaan, oleh karena itu penting sekali untuk mengonsumsi serat yang cukup.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BLT Kesra Rp900 ribu untuk tiga bulan mulai dicairkan. Penerima dapat mengecek status bantuan melalui HP via situs Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
Veda Ega Pratama gagal lolos Q2 Moto3 Catalunya 2026 dan akan memulai balapan dari posisi ke-21 di Barcelona.
Akses parkir bus Abu Bakar Ali II Jogja diatur satu arah. Bus wisata wajib memutar lewat Stadion Kridosono menuju Malioboro.
Presiden Prabowo menyebut sejumlah negara kini meminta membeli beras dari Indonesia di tengah ancaman krisis pangan global.
Pendaki asal Riau patah tulang saat mendaki Gunung Rinjani. Tim TNGR dan EMHC lakukan evakuasi di jalur Pelawangan Sembalun.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek