Imunisasi Tak Capai Target, Wabah Berisiko Muncul Lagi
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Nyeri punggung/boldsky.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Bekerja di rumah atau work from home (WFH) bisa menimbulkan masalah kesehatan, salah satunya nyeri bahu dan punggung. Kondisi ini tentunya membuat aktivitas menjadi tidak nyaman.
Dokter Spesialis Kedokteran Fisik Rehabilitasi, Siti Chandra WIjayanti, mengatakan nyeri pada bahu dan punggung selama WFH terjadi karena para pekerja terlalu banyak duduk di depan laptop atau memainkan gadget terlalu lama.
"Bahunya membungkuk untuk menonton acara tertentu sehingga dia stagnan duduk, posisi bahu dan pundaknya dia melengkung," ujarnya baru-baru ini.
Dia menjelaskan tubuh diciptakan untuk selalu bergerak. Jika tubuh diam atau stagnan, maka akan mempengaruhi fungsi persendian. Dalam hal ini, sendi area bahu dan pinggul yang paling banyak digunakan untuk menggerakkan kaki atau tangan.
Jika tidak bisa digerakkan dengan baik atau tubuh dalam posisi diam dengan waktu yang lama, bisa membuat badan menjadi pegal, kesemutan pada area tertentu, paling parahnya lagi kata Siti bisa mempengaruhi saraf di otak dan terutama jika leher selalu tertekuk.
Baca juga: Ingin Tahu Berapa Lama Virus Corona Menempel di Pakaian? Simak Ulasan Berikut..
"Berpengaruh dari otak ke tangan juga terganggu, kabel juga kalau dibengkokkan kan nggak lancar jalannya," jelas Siti.
Saraf di otak katanya menyambung ke leher kemudian tulang belikat. Oleh karena itu, jika posisi duduk selalu menekuk dan menunduk, tentu bahu dan punggung akan terasa pegal.
Siti menyarankan walaupun harus bekerja dari rumah, para pekerja harus tetap bergerak. Posisi duduk juga perlu dibenahi agar nantinya badan tidak bungkuk permanen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Angka cakupan imunisasi dasar lengkap dan imunisasi lanjutan bayi di bawah dua tahun (baduta) secara nasional masih di bawah target minimal 95% pada 2020. Mayoritas imunisasi pun menurun.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.