Kehidupan Seni Malioboro Digairahkan Lagi lewat Nol Koma #1
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Yogyakarta Ska Festival 2019.
Harianjogja.com, JOGJA—Tahun ini, Yogyakarta Ska Festival akan hadir kembali. Beda dengan penyelenggaraan pertama yang digelar di bar, tahun ini Yogyakarta Ska Festival akan dihadirkan di Kokambar Taman Jogja Expo Center, Bantul pada 15 Desember 2019.
Penggagas Yogyakarta Ska Festival, Annas, menyebutkan penyelenggaraan tahun ini merupakan Yogyakarta Ska Festival edisi kedua setelah gelaran pertama pada 2018. Di edisi kedua kali ini, acaranya akan lebih beragam. Ada kontes dansa ska, kuliner serta eksibisi komunitas-komunitas.
"Tak ketinggalan ada temu wicara yang salah satu suguhannya ada museum ska. Selain itu, akan ada penampilan belasan band-band di Yogyakarta Ska Festival tahun ini," ungkap gitaris Apollo 10, band ska asal Jogja itu, kepada Harian Jogja, Selasa (26/11/2019).
Rencananya ada 12 band yang akan tampil di edisi kedua Yogyakarta Ska Festival yang semuanya berasal dari Jogja. “Siapkan diri dan mulailah latihan berdansa ska karena acaranya dari pagi sampai malam hari,” ucapnya.
Annas menyebutkan tujuan diadakannya Yogyakarta Ska Festival untuk mengumpulkan para pegiat musik ska maupun komunitas Skinhead serta Rudeboy dan komunitas lain yang menggemari musik ska. Lewat festival, mereka yang hadir bisa menggali ide, kerja sama ataupun kegiatan produktif yang harapannya bisa berguna untuk orang banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komunitas Malioboro Classical menghadirkan acara bertajuk 0, Nol Koma #1 untuk menggairahkan lagi kehidupan seni di Malioboro.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.
Kucing dapat menjadi teman untuk mengurangi stres. Fifi dan Mikael berbagi cerita tentang kucing sebagai coping mechanism.