Start 22 Juni, Pasar Kangen TBY 2026 Suguhkan 300 Gerai Tempo Dulu
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Yogyakarta Ska Festival 2019.
Harianjogja.com, JOGJA—Tahun ini, Yogyakarta Ska Festival akan hadir kembali. Beda dengan penyelenggaraan pertama yang digelar di bar, tahun ini Yogyakarta Ska Festival akan dihadirkan di Kokambar Taman Jogja Expo Center, Bantul pada 15 Desember 2019.
Penggagas Yogyakarta Ska Festival, Annas, menyebutkan penyelenggaraan tahun ini merupakan Yogyakarta Ska Festival edisi kedua setelah gelaran pertama pada 2018. Di edisi kedua kali ini, acaranya akan lebih beragam. Ada kontes dansa ska, kuliner serta eksibisi komunitas-komunitas.
"Tak ketinggalan ada temu wicara yang salah satu suguhannya ada museum ska. Selain itu, akan ada penampilan belasan band-band di Yogyakarta Ska Festival tahun ini," ungkap gitaris Apollo 10, band ska asal Jogja itu, kepada Harian Jogja, Selasa (26/11/2019).
Rencananya ada 12 band yang akan tampil di edisi kedua Yogyakarta Ska Festival yang semuanya berasal dari Jogja. “Siapkan diri dan mulailah latihan berdansa ska karena acaranya dari pagi sampai malam hari,” ucapnya.
Annas menyebutkan tujuan diadakannya Yogyakarta Ska Festival untuk mengumpulkan para pegiat musik ska maupun komunitas Skinhead serta Rudeboy dan komunitas lain yang menggemari musik ska. Lewat festival, mereka yang hadir bisa menggali ide, kerja sama ataupun kegiatan produktif yang harapannya bisa berguna untuk orang banyak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Gets Premiere Yogyakarta menggelar Mini Wedding Showcase dengan konsep pernikahan elegan, intim, dan promo menarik bagi calon pengantin.
PHE ONWJ menyisir perairan Karawang usai dugaan kebocoran pipa gas. Hasil pemeriksaan menunjukkan fasilitas operasi tetap aman dan normal.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.