Targetkan 51.000 Unit Rumah, Akad Perdana KPR Tapera BTN Mulai Bergulir
Akad perdana ini merupakan rangkaian kegiatan pembiayaan perumahan bagi peserta BP Tapera yang ditargetkan bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini.
Ilustrasi penikmat kopi./Reuters-Darren Whiteside
Harianjogja.com, SEMARANG – Kopi merupakan tren gaya hidup yang makin banyak diadopsi oleh masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial di kota-kota besar.
Namun sayangnya, masih banyak dari kita yang kurang paham cara mengonsumsi kopi yang baik, agar dapat menyerap semua manfaat yang terkandung di dalamnya.
Salah satu kesalahan yang sering dilakukan, kata pakar agribisnis Universitas Diponegoro Bambang Dwiloka, adalah menambahkan gula ke dalam kopi.
Kandungan gula, khususnya yang berasal dari tebu memiliki indeks glikemik tinggi, yang membuat pembakaran zat untuk perolehan energi begitu cepat. Sementara itu, zat-zat yang tidak mampu diubah menjadi energi akan tertahan, tersimpan di dalam darah.
"Itu yang nantinya menjadi diabetes. Gula itu menghilangkan manfaat-manfaat yang terkandung dalam kopi. Kopi menjadi tidak bermanfaat, percuma," paparnya dalam acara Kafe BCA On The Road di Semarang, Jawa Tengah, pada Sabtu (7/9/2019).
Bambang menyebutkan jika pencinta kopi masih menginginkan perasa, harus memilih jenis gula yang memiliki tingkat indeks glikemik yang rendah, seperti gula jagung, dan gula biji bunga matahari.
Kopi, lanjutnya, memiliki manfaat anti diabetes. Kopi memiliki sumber senyawa bioaktif yang mampu menghambat penambahan kadar gula berlebihan dalam tubuh. Kopi juga memiliki antioksidan yang menghambat penuaan pada manusia.
Bambang menyampaikan kopi juga menghambat hipertensi. Meski kopi membuat jantung sering berdebar lebih kencang, sebenarnya debaran tersebut terkadang diperlukan bagi jantung agar terbiasa. "Dengan demikian jantung kita sehat. Tinggal nanti kita harus tahu cara membatasi diri saat minum kopi."
Terpenting lagi, kopi juga berperan sebagai antivirus hepatitis B, yang obatnya sangat sulit ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Akad perdana ini merupakan rangkaian kegiatan pembiayaan perumahan bagi peserta BP Tapera yang ditargetkan bisa mencapai 51.000 unit hingga akhir tahun ini.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Solusi Bangun Indonesia Cilacap raih GMP Award 2026. Catat nol kecelakaan tambang dan reklamasi 110 hektare lahan.
PSBS Biak vs Arema FC berakhir 2-4 di babak pertama. Trio Brasil tampil ganas, ini jalannya laga dan susunan pemain.
Adhi Karya bagikan susu tiap bulan untuk siswa SDN Nglarang Sleman sebagai dukungan proyek Tol Jogja-Solo.
Trump klaim kesepakatan dagang besar dengan Xi Jinping. China disebut beli 200 pesawat Boeing dan bahas Selat Hormuz.