Prabowo Tegaskan Indonesia Terbuka bagi Mitra Saling Untung
Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi semua negara yang ingin bermitra dengan prinsip saling menguntungkan saat groundbreaking LNG Abadi Masela.
Ilustrasi. /Antara-Nanien Yuniar
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pada Hari Raya Iduladha, umat muslim akan mendapatkan pembagian daging kurban. Akademisi dan praktisi kesehatan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam Sp.PD-KGEH menerangkan bahwa mengonsumsi daging secara berlebihan dapat menyebabkan sembelit atau sulit buang air besar karena tubuh kekurangan serat.
"Dari sisi pencernaan dampak langsung akibat mengonsumsi daging kambing berlebihan adalah sembelit. Daging merah merupakan salah satu makanan yang membuat usus ekstra berat untuk mengeluarkannya," kata Prof Ari dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (10/8/2019).
Oleh karena itu Ari yang merupakan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tersebut menganjurkan masyarakat yang akan mengonsumsi banyak daging kurban pada saat hari raya Idul Adha untuk banyak mengonsumsi sayur-sayuran.
Selain itu, lanjut Arif, konsumsi daging kambing berlebih juga bisa berdampak pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD). Penyakit GERD yaitu penyakit di mana asam atau isi lambung balik arah ke atas kembali ke kerongkongan.
"Maka GERD-nya akan bertambah parah setelah mengonsumsi daging kambing berlebihan. Apalagi setelah mengonsumsi daging langsung tidur karena kekenyangan sehingga akan mencetuskan keluhan penyakit GERD-nya," kata dia.
Selain itu juga bisa memicu efek jangka panjang berupa peningkatan kadar lemak dan kolesterol darah jika daging merah termasuk daging kambing ini dikonsumsi dalam waktu yang lama.
Daging kambing termasuk daging sapi termasuk kelompok daging merah yang banyak mengandung lemak. Lemak hewani biasanya mengandung lemak jenuh, dan lemak jenuh ini banyak mengandung LDL atau lemak jahat yang bisa menumpuk pada dinding pembuluh darah baik di otak maupun jantung.
Selain lemak, daging kambing juga mengandung protein hewani. Protein dibutuhkan oleh tubuh untuk menggantikan sel-sel yang rusak dan sebagai zat pembangun. Namun Ari mengingatkan agar tidak mengonsumsi daging kurban baik itu sapi atau kambing secara berlebihan.
"Daging kambing dan sapi yang akan menjadi santapan utama hari raya kurban sekali lagi mengandung zat gizi yang memang kita butuhkan, tetapi kalau jumlahnya berlebihan akan mengganggu kesehatan kita," kata Ari.
Dia mengingatkan agar masyarakat jangan lupa mengimbangi dengan banyak makan buah dan sayur untuk mengurangi efek samping dari makan daging berlebihan. Selain untuk memperlancar buang air besar, serat yang terkandung dalam sayur dan buah-buahan akan mengurangi serapan kolesterol di usus halus.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menegaskan Indonesia terbuka bagi semua negara yang ingin bermitra dengan prinsip saling menguntungkan saat groundbreaking LNG Abadi Masela.
DPMKP2KB Gunungkidul mencatat 24 lurah petahana berpeluang maju di Pilur 2026. Pendaftaran bakal calon berlangsung 13-23 Juli 2026.
Badai dahsyat di Prancis menyebabkan 13.000 rumah masih mengalami pemadaman listrik, merusak permukiman, dan mengganggu transportasi.
KA Bandara YIA PSO melayani 865.187 penumpang sepanjang Januari-Juni 2026, didukung konektivitas antarmoda yang semakin terintegrasi.
Indonesia bertekad menjadi negara industri modern. Proyek LNG Abadi Masela dinilai penting untuk hilirisasi dan ketahanan energi.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Sri Sultan HB X di Jogja, meresmikan program becak listrik dan menanggapi usulan tambahan anggaran IKN.