Izinkan Karyawan WFH Pascapandemi, Facebook: Kerja Jarak Jauh adalah Masa Depan
Orang-orang dengan peran yang memenuhi syarat di Facebook dapat melamar kerja jarak jauh secara permanen, tentunya dengan persetujuan dari manajer.
Harianjogja.com, JAKARTA - Mendengarkan musik memang akan lebih memuaskan jika menggunakan perangkat pendengaran seperti earphone atau headphone. Apalagi, karena kecil dan suaranya tidak mengganggu orang lain, tak jarang, kita melihat orang menggunakan perangkat tersebut saat sedang berjalan, di dalam kendaraan umum, hingga saat bekerja di kantor.
Biasanya, penggunaan earphone atau headphone bertujuan agar musik lebih terdengar dengan jelas. Akan tetapi, kebiasaan ini juga dapat menimbulkan bahaya bagi fungsi telinga.
Berdasarkan data dari World Health Organization (WHO) pada 2015, ada sekitar 1,1 miliar remaja dan dewasa muda di seluruh dunia yang memiliki risiko gangguan pendengaran karena perilaku mendengarkan yang tidak baik.
Penyebabnya adalah penggunaan audio pribadi yang tidak aman seperti telepon pintar, suara bising di klub, bar, atau acara olahraga.
Data tersebut menunjukkan sekitar 43 juta penduduk berusia 12-35 tahun diketahui mengalami gangguan pendengaran dari total 360 juta penderita di semua umur.
Bahkan, WHO juga memperkirakan hingga 2050 mendatang sebanyak 900 juta orang dari berbagai kalangan di dunia akan mengalami gangguan terhadap fungsi telinga untuk mendengarkan.
Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) Sri Susilawati mengatakan penggunaan perangkat pendengaran secara berlebihan bisa memicu dampak buruk bagi telinga manusia.
Dia bercerita, seorang pasiennya yang memiliki kebiasaan menggunakan earphone saat tidur selama 2 tahun, kini pendengarannya sudah sangat munurun.
“Dia enggak bisa mendengar kalau suaranya kecil, jadi kayak pendengaran orang tua meskipun usianya baru 20 tahun-an,” katanya kepada Bisnis.
Hal tersebut, menurutnya, karena fungsi telinga terus bekerja ketika ada suara --yang berasal dari musik melalui earphone ke telinga-- bahkan ketika tidur sehingga terjadi pelemahan saraf. Selain itu, earphone juga bisa menyebabkan luka fisik pada bagian telinga yang juga bedampak buruk.
“Terlebih lagi kalau dipakai sambil tidur, kita kan tidak tahu bagaimana posisi dan gerakan badan, jadi dikhawatirkan earphone-nya tertekan ke dalam telinga. Itu bisa sangat bahaya,” imbuhnya.
Sri mengungkapkan bahwa standar pemakaian perangkat audio yang disarankan adalah dengan rumus 60-60. Maksudnya ialah 60 menit durasi pemakaian dan 60 persen volume maksimal yang dianjurkan.
Setelah itu, telinga harus benar-benar diistirahatkan dengan tidak lagi mendengarkan melalui perangkat audio ataupun suara bising dari luar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Orang-orang dengan peran yang memenuhi syarat di Facebook dapat melamar kerja jarak jauh secara permanen, tentunya dengan persetujuan dari manajer.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.