OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Maia Estianty. /Ist- Instagram
Harianjogja.com, JAKARTA - Sosok penyanyi Tata Janeeta yang kini dirundung perceraian dikomentari rekannya Maia Estianty.
Maia Estianty diketahui sempat berada dalam kondisi terpuruk saat harus berpisah dengan suaminya, Ahmad Dhani. Tak hanya itu, ia juga diketahui dilarang keras untuk dapat menemui ketiga buah hatinya, Al, El, dan Dul, bahkan terpaksa harus melompat pagar hanya demi bertemu dengan anak-anaknya.
Kini, hidup Maia berbanding terbalik dengan dahulu kala. Ia berubah menjadi Maia yang tegas serta tegar, dan kini ia pun sudah memiliki pendamping lagi. Bahkan ketiga anak-anaknya pun bisa dengan leluasa tinggal dikediamannya.
Tak mudah menjadi setegar seorang Maia Estianty yang dahulu. Bahkan Tata Janeeta, yang merupakan sahabatnya pun sempat menanyakan apakah seorang Maia Estianty merasa rapuh?
"Pernah enggak bunda ngerasa rapuh, sedih, marah, saat itu?," tanya Tata Janeeta pada Maia Estianty dalam akun Youtube Channelnya.
"Pasti, cuma bedanya aku bukan tipe yang nangis depan kamera. Depan publik, kecuali emang enggak bisa ditahan," jawab Maia Estianty.
Berbeda dengan Maia Estianty, Tata Janeeta justru dijetahui merupakan sosok cengeng yang sulit menahan perasaan sedihnya.
Melihat Tata yang sering kali menangis lantaran mantan suaminya, ibu dan Al, El, dan Dul ini tak ragu untuk memarahi pelantun Sang Penggoda tersebut serta memberi nasihat.
"Dia tukang nangis nih Tata nih. Dikit-dikit matanya bengkak, dikit-dikit bengkak. Kalau sudah bengkak matanya gue bilang \'Ta lu goblok banget sih nangis buat laki, pusing deh gue\' gitu loh," ungkap Maia Estianty.
"Nangisin manusia, aduuhh itu tuh hal yang paling bodoh. Ngapain lu nangis buat makhluk. Kalau lu ditinggal Tuhan baru lu nangis, ibaratnya gitu," tukasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.
Sebanyak 9.000 onthelis dan onthelista dari berbagai penjuru Indonesia memeriahkan rangkaian International Veteran Cycle Association (IVCA) Rally