Nadhif Basalamah Ungkap Pelecehan Daring di Media Sosial
Nadhif Basalamah mengungkap menjadi korban pelecehan daring di X dan TikTok yang memicu reaksi luas dan dukungan publik.
Gigi Hadid. (Foto: Shutterstock)
Harianjogja.com, JOGJA—Model internasional Gigi Hadid akhirnya buka suara terkait kemunculan namanya dalam dokumen kasus Jeffrey Epstein. Klarifikasi ini muncul setelah berbulan-bulan spekulasi beredar di publik.
Melalui kolom komentar di media sosial pribadinya, Gigi mengaku merasa terganggu dengan isi dokumen yang dirilis oleh US Department of Justice (DOJ). Ia menilai penyebutan namanya dalam konteks tersebut sangat tidak pantas.
“Mengerikan membaca seseorang yang tidak pernah Anda temui berbicara tentang Anda seperti itu. Terutama dalam konteks ini,” tulis Gigi pada Sabtu (4/4/2026).
Dalam dokumen tersebut, terdapat pertukaran email pada Desember 2015 yang menyinggung “saudari Hadid” terkait kesuksesan di dunia modeling. Jawaban Epstein dalam email itu memunculkan kesan adanya kedekatan, yang kemudian memicu spekulasi luas.
Menanggapi hal itu, Gigi menegaskan bahwa ia tidak pernah memiliki hubungan apa pun dengan Epstein.
“Tidak pernah dalam hidup saya bertemu monster itu,” tegasnya.
Tudingan Manipulasi Nama Selebritas
Gigi menduga Epstein sengaja mencatut nama-nama publik figur untuk membangun citra dan memanipulasi orang lain. Ia menilai tindakan tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan reputasi tanpa dasar.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada bukti komunikasi langsung maupun pertemuan antara dirinya dan Epstein.
Alasan Baru Bicara Sekarang
Gigi menjelaskan bahwa sebelumnya ia memilih diam demi menghormati para korban dalam kasus tersebut. Ia tidak ingin pernyataannya mengalihkan fokus dari penderitaan para penyintas.
Namun, meningkatnya spekulasi membuatnya merasa perlu memberikan klarifikasi. Ia juga menyebut kemunculan namanya dalam dokumen itu sebagai hal yang “membuat mual”.
Gigi menambahkan bahwa sejak awal kariernya pada 2012, ia bekerja secara profesional dengan dukungan keluarga, termasuk orang tuanya, Mohamed dan Yolanda Hadid.
Ia berharap klarifikasi ini dapat menghentikan spekulasi yang berkembang di masyarakat, sekaligus mengembalikan fokus pada isu utama, yakni keadilan bagi para korban kasus Epstein.
Pernyataan ini menegaskan bahwa penyebutan nama Gigi dalam dokumen tersebut hanya sebatas percakapan sepihak tanpa keterlibatan nyata, sehingga tidak berkaitan dengan aktivitas ilegal yang dilakukan Epstein.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPAD DIY mempercepat digitalisasi arsip sejarah, mulai dokumen, kaset, VHS hingga piringan hitam agar tetap lestari dan mudah diakses.
Pemkab Gunungkidul memanfaatkan nobar Piala Dunia untuk menggerakkan UMKM, meningkatkan aktivitas ekonomi, dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 29 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
Gojek mulai menerapkan biaya pembatalan GoCar Rp3.000 di sejumlah kota. Simak syarat, mekanisme, dan ketentuan lengkapnya.
Balita tewas setelah terjebak lubang proyek di Manggarai, Tebet. Evakuasi berlangsung empat jam sebelum korban dibawa ke rumah sakit.