Advertisement
Rutin Makan Kimchi Disebut Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kulit
Kimchi. / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, SEOUL—Kebiasaan mengonsumsi kimchi setiap hari disebut berkaitan dengan penurunan risiko dermatitis atopik, salah satu penyakit kulit yang cukup sering dialami masyarakat. Temuan ini muncul dari penelitian yang menyoroti pola konsumsi makanan fermentasi tradisional Korea tersebut.
Laporan ilmiah yang dipublikasikan dalam Asia Pacific Journal of Clinical Nutrition seperti dikutip dari Yonhap, Kamis (26/3/2026) menyebutkan bahwa konsumsi kimchi dalam jumlah tertentu berkorelasi dengan risiko penyakit yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang mengonsumsinya.
Advertisement
Studi Libatkan Ribuan Responden
Penelitian ini dilakukan oleh tim ilmuwan yang dipimpin Park Yoo-kyoung, profesor nutrisi medis di Universitas Kyung Hee di Seoul. Data yang digunakan berasal dari survei kesehatan dan nutrisi nasional pada periode 2010 hingga 2012.
Sebanyak 7.222 responden dianalisis berdasarkan pola konsumsi kimchi serta kaitannya dengan kejadian dermatitis atopik.
Perbedaan Risiko Berdasarkan Konsumsi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi kimchi sekitar 85 hingga 158 gram per hari, atau setara dua hingga tiga porsi, memiliki risiko 32 persen lebih rendah terkena dermatitis atopik.
Sebaliknya, mereka yang hanya mengonsumsi kurang dari 36 gram per hari tercatat memiliki risiko lebih tinggi.
Analisis ini telah mempertimbangkan berbagai faktor seperti usia, jenis kelamin, kebiasaan merokok, konsumsi alkohol, hingga kondisi eksternal lainnya yang dapat memengaruhi hasil penelitian.
Kandungan dan Kebiasaan Konsumsi
Kimchi merupakan makanan fermentasi yang umumnya terbuat dari sawi putih, mentimun, atau lobak yang diasinkan atau dikukus. Hidangan ini hampir selalu hadir dalam setiap waktu makan di Korea.
Kandungan probiotik dari proses fermentasi diduga berperan dalam memberikan efek kesehatan, termasuk potensi perlindungan terhadap kondisi tertentu seperti dermatitis atopik.
Catatan dari Peneliti
Meski kimchi dikenal memiliki kandungan garam yang cukup tinggi, peneliti menyebutkan hasil terbaru justru menunjukkan manfaat terhadap kesehatan kulit.
“Ada orang yang khawatir tentang tingkat kandungan garam yang tinggi pada kimchi, tetapi tes terbaru menunjukkan bahwa kimchi dapat menurunkan AD,” ujar Park Yoo-kyoung.
Temuan ini membuka peluang penelitian lanjutan untuk memahami lebih dalam hubungan antara makanan fermentasi dan kesehatan kulit.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Yonhap
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur 26 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement





