Cukup Beberapa Menit, Aktivitas Ini Turunkan Risiko Penyakit
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Foto ilustrasi olahraga latihan beban. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Latihan beban semakin direkomendasikan para ahli kesehatan karena manfaatnya tidak hanya untuk otot, tetapi juga kesehatan otak dan umur panjang. Hal ini ditegaskan ahli saraf Dr. Sudhir Kumar yang menyebut latihan kekuatan sebagai salah satu cara efektif menjaga fungsi kognitif.
Dr. Sudhir Kumar, MD, ahli saraf di Apollo Hospitals Hyderabad, menyampaikan pandangannya melalui unggahan media sosial X pada Selasa, (25/2/2026). Ia menegaskan bahwa mengangkat beban bukan sekadar aktivitas membentuk tubuh, melainkan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan otak.
“Mengangkat beban adalah operasi otak tanpa pisau bedah,” tulisnya, seraya mengingatkan masyarakat agar tidak memandang pusat kebugaran hanya sebagai tempat membentuk otot bisep semata, seperti dikutip dari Hindustan Times, Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, temuan ilmiah terbaru menunjukkan latihan kekuatan merupakan salah satu alat paling kuat untuk menjaga umur panjang kognitif. Ia bahkan memperingatkan bahwa tanpa latihan beban, proses penuaan otak dapat berlangsung lebih cepat dari seharusnya.
Membantu Otak Tetap Muda
Dr. Sudhir menyoroti hasil uji acak terbaru yang menunjukkan latihan kekuatan secara konsisten mampu menurunkan prediksi usia otak hingga dua tahun. Artinya, aktivitas fisik ini berpotensi memperlambat penuaan otak secara nyata.
Ia menjelaskan bahwa saat seseorang rutin berlatih, tubuh dan otak mendapatkan stimulus adaptasi yang membantu mempertahankan fungsi neurologis lebih lama.
Meningkatkan Fungsi Kognitif dan Fokus
Latihan beban juga terbukti meningkatkan fungsi eksekutif otak, yaitu kemampuan merencanakan, mengambil keputusan, serta mengelola tugas kompleks. Selain itu, aktivitas ini membantu memperkuat memori kerja dan meningkatkan rentang perhatian sehingga seseorang lebih fokus meskipun berada di lingkungan penuh distraksi.
Merangsang Pertumbuhan Sel Saraf
Mengangkat beban memicu pelepasan senyawa penting seperti Brain-Derived Neurotrophic Factor (BDNF) dan Insulin-like Growth Factor-1 (IGF-1). Kedua zat ini berperan sebagai “pupuk” bagi neuron karena mendukung kelangsungan hidup sel saraf, meningkatkan neuroplastisitas, serta menjaga kualitas jaringan otak.
Melindungi dari Peradangan Otak
Peradangan kronis pada sistem saraf dikenal sebagai salah satu faktor penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Latihan kekuatan membantu mengurangi proses inflamasi tersebut melalui perubahan biokimia tubuh, sehingga dapat menurunkan risiko penurunan daya pikir dan kondisi brain fog.
Tips Memulai Latihan Beban
Dr. Sudhir menegaskan seseorang tidak perlu menghabiskan waktu lama di pusat kebugaran untuk mendapatkan manfaat tersebut. Ia menyarankan latihan dilakukan secara konsisten dengan prinsip sederhana berikut:
“Jika tidak menantang Anda, maka itu tidak akan mengubah Anda,” ujarnya. Dengan pendekatan yang tepat, latihan beban dapat menjadi investasi kesehatan jangka panjang, tidak hanya untuk kekuatan tubuh tetapi juga ketajaman fungsi otak hingga usia lanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Hindustan Times
Olahraga intens beberapa menit terbukti turunkan risiko penyakit kronis menurut studi terbaru.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Truk angkut listrik mulai digunakan di tambang. Infrastruktur energi, baterai, SDM, dan biaya operasi menjadi tantangan elektrifikasi.
Sebanyak 2.775 burung berbagai jenis tanpa dokumen karantina diamankan petugas di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.