5 Film Horor Indonesia Terlaris 2026 Danur Masih Tak Tertandingi

Jumali
Jumali Jum'at, 31 Juli 2026 14:57 WIB
5 Film Horor Indonesia Terlaris 2026 Danur Masih Tak Tertandingi

Ilustrasi. /Freepik

Harianjogja.com, JOGJA—Film horor masih menjadi genre paling digemari penonton Indonesia sepanjang 2026. Beragam judul yang mengangkat kisah mistis, legenda lokal, hingga horor berbalut komedi berhasil mencatatkan jutaan penonton dan menguasai tangga box office nasional.

Fenomena ini menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap cerita bernuansa supranatural belum surut. Bahkan, sejumlah rumah produksi besar berlomba menghadirkan pengalaman menonton yang lebih mencekam melalui kualitas sinematografi, efek visual, hingga pengembangan cerita yang semakin matang.

Hingga pertengahan 2026, sedikitnya lima film horor berhasil mencatatkan raihan penonton fantastis. Beberapa di antaranya merupakan lanjutan waralaba populer yang telah memiliki basis penggemar kuat, sementara lainnya hadir sebagai karya baru yang mampu mencuri perhatian publik.

Berikut daftar lima film horor Indonesia terlaris sepanjang 2026 berdasarkan jumlah penonton yang berhasil diraih di bioskop.

1. Danur: The Last Chapter – 3.619.565 Penonton

Posisi puncak ditempati Danur: The Last Chapter yang diproduksi MD Pictures dan disutradarai Awi Suryadi. Film yang tayang pada musim Lebaran 2026 ini dibintangi Prilly Latuconsina bersama Zee Asadel.

Kisahnya mengikuti perjalanan Risa yang berusaha menjalani kehidupan normal setelah menutup komunikasi dengan Peter CS. Namun ketenangan tersebut tidak berlangsung lama ketika sang adik, Riri, mulai menunjukkan perilaku aneh menjelang hari pernikahannya.

Situasi itu memaksa Risa kembali membuka pintu Danur dan menghadapi kekuatan gelap yang selama ini berusaha ia tinggalkan. Perpaduan nostalgia waralaba Danur dan konflik emosional keluarga menjadi daya tarik utama film ini.

2. Ghost In The Cell – 3.376.865 Penonton

Film karya Joko Anwar ini menempati posisi kedua dengan perolehan lebih dari 3,3 juta penonton. Mengusung konsep horor komedi, Ghost In The Cell menghadirkan Endy Arfian, Abimana Aryasatya, Yoga Pratama, dan Aming sebagai pemeran utama.

Cerita berpusat pada kehidupan para narapidana yang harus bertahan menghadapi tekanan dari pejabat penjara serta konflik antartahanan. Kondisi semakin kacau ketika para napi mulai meninggal secara misterius dan mengerikan.

Mereka kemudian menyadari bahwa ancaman yang dihadapi bukan hanya berasal dari manusia, tetapi juga sosok gaib yang memburu energi negatif. Unsur komedi yang disisipkan di tengah teror menjadi ciri khas film ini.

3. Alas Roban – 2.432.967 Penonton

Film yang disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan ditulis Evelyn Afnilia ini berhasil menarik lebih dari 2,4 juta penonton. Dibintangi Michelle Ziudith, Rio Dewanto, dan Taskya Namya, Alas Roban menawarkan kisah yang terinspirasi dari cerita nyata.

Tokoh utama bernama Sita berusaha memulai hidup baru bersama putrinya, Gendis, di Semarang. Namun perjalanan mereka melewati kawasan Alas Roban justru membuka pintu teror yang tidak pernah mereka bayangkan sebelumnya.

Ketika Gendis menjadi sasaran sosok Dewi Raras yang murka, Sita harus kembali menghadapi misteri Alas Roban dan menjalani ritual berbahaya demi menyelamatkan anaknya.

4. Tumbal Proyek – 1.655.590 Penonton

Tumbal Proyek yang disutradarai sekaligus ditulis Jeropoint juga masuk jajaran film horor paling sukses tahun ini. Film yang dibintangi Karina Suwandi, Kiesha Alvaro, dan Callista Arum tersebut meraih lebih dari 1,6 juta penonton.

Cerita berfokus pada Yuda yang berusaha mengungkap kematian ayahnya di sebuah perusahaan konstruksi. Bersama ibu dan adiknya, ia menyusup ke lingkungan perusahaan untuk membuktikan dugaan praktik tumbal proyek yang selama ini hanya dianggap rumor.

Penyelidikan tersebut justru membawa mereka pada rahasia kelam yang mengancam keselamatan seluruh keluarga.

5. Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa – 1.530.071 Penonton

Posisi kelima ditempati Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa yang disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Film ini menghadirkan Luna Maya, Reza Rahadian, Clift Sangra, dan Iwa K.

Film tersebut mengisahkan Suzzanna yang bertekad membalas kematian ayahnya dengan mempelajari ilmu santet. Namun rencananya tidak berjalan mudah karena ia harus berhadapan dengan Bisman, penguasa desa yang memiliki kekuatan besar.

Di tengah upaya balas dendam itu, Suzzanna justru jatuh cinta kepada Pramuja, sosok pria religius yang membuatnya dihadapkan pada pilihan sulit antara dendam atau cinta.

Dominasi kelima film tersebut memperlihatkan bahwa genre horor masih menjadi magnet utama industri perfilman nasional. Dengan total jutaan tiket terjual, horor kembali membuktikan kemampuannya menjadi motor penggerak box office Indonesia sepanjang 2026.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online