Advertisement

Hedi Yunus Dilarikan ke RS Siloam Surabaya, Tekanan Darah Capai 200

Jumali
Rabu, 11 Februari 2026 - 20:37 WIB
Jumali
Hedi Yunus Dilarikan ke RS Siloam Surabaya, Tekanan Darah Capai 200 Hedi Yunus - Instagram

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJAMusisi senior sekaligus personel Kahitna, Hedi Yunus, dilarikan ke RS Siloam Surabaya pada Rabu (11/2/2026) seusai mengalami serangan vertigo hebat jelang tampil di sebuah acara. Kondisinya sempat mengkhawatirkan karena tekanan darahnya melonjak hingga angka 200 saat mendapat penanganan di Unit Gawat Darurat (UGD).

Peristiwa itu terjadi sekitar tiga jam sebelum Hedi Yunus dijadwalkan naik panggung. Ia mendadak merasakan sensasi berputar yang sangat kuat disertai kepanikan dan tubuh melemas. Dalam kondisi tersebut, ia bahkan harus berpegangan pada tiang di area hotel untuk mencegah dirinya terjatuh.

Advertisement

Setelah mencoba beristirahat di kamar hotel, kondisinya tidak membaik. Gejala vertigo disertai muntah hebat tanpa henti membuat tim manajemen memutuskan segera membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Di RS Siloam Surabaya, Hedi langsung menjalani penanganan darurat serta serangkaian pemeriksaan menyeluruh.

Tim dokter melakukan pemeriksaan mulai dari CT scan hingga MRI guna memastikan tidak terdapat gangguan saraf serius. Dari hasil observasi awal, tekanan darah Hedi tercatat melonjak drastis hingga menyentuh angka 200. Ia menduga faktor genetik menjadi salah satu pemicu gangguan kesehatan yang dialaminya.

Setelah menjalani dua hari perawatan intensif dan observasi di Surabaya, Hedi Yunus akhirnya diperbolehkan kembali ke Jakarta meski belum sepenuhnya pulih. Proses pemulihan masih berlanjut di ibu kota untuk memastikan stabilitas jantung serta tekanan darahnya tetap terkontrol.

Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lanjutan di RS Harapan Kita, termasuk CT scan jantung untuk mendeteksi potensi risiko lain yang mungkin muncul. Melalui akun Instagram pribadinya, Hedi membagikan pengalaman tersebut sekaligus mengingatkan penggemarnya agar tidak mengabaikan gejala vertigo dan pentingnya memantau tekanan darah.

Saat ini, fokus utama pelantun lagu "Cantik" tersebut adalah menjalani pemulihan sesuai arahan dokter. Ia menegaskan belum akan kembali ke panggung sebelum kondisinya benar-benar stabil. Hedi berharap kejadian ini menjadi pengingat bagi banyak orang untuk lebih peka terhadap sinyal kelelahan dan gangguan kesehatan yang diberikan tubuh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Viral Korban Penganiayaan Kapuk Dilaporkan, Ini Respons Kuasa Hukum

Viral Korban Penganiayaan Kapuk Dilaporkan, Ini Respons Kuasa Hukum

News
| Rabu, 11 Februari 2026, 19:47 WIB

Advertisement

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan

Wisata
| Rabu, 11 Februari 2026, 21:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement