Advertisement

Sinetron Marbot Ali TVRI Raih Penghargaan KPI

Newswire
Sabtu, 07 Februari 2026 - 15:57 WIB
Maya Herawati
Sinetron Marbot Ali TVRI Raih Penghargaan KPI Poster sinetron TVRI "Marbot Ali". ANTARA - HO/TVRI.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTASinetron “Marbot Ali” produksi Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI meraih penghargaan program terbaik kategori film atau FTV religi atau sinetron dalam ajang Anugerah Syiar Ramadan 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) dalam acara yang digelar di Auditorium Kementerian Agama RI, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2025).

Penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 ini menjadi pengakuan atas kualitas sinetron Marbot Ali yang memadukan dakwah, komedi religi, dan pesan program pemerintah dalam satu kemasan tayangan Ramadan.

Advertisement

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno, menyebut sinetron tersebut tidak sekadar menghadirkan hiburan, tetapi juga membawa nilai edukatif.

"Sinetron 'Marbot Ali' tidak hanya bermuatan dakwah dalam bungkus drama komedi religi, tetapi juga memuat pesan berbagai program pemerintah," kata Iman Brotoseno dalam keterangan persnya di Jakarta pada Sabtu (7/2/2026).

Ia menegaskan TVRI kini kembali serius menggarap program drama hiburan, mengulang kejayaan era 1990-an dengan pendekatan format dan cerita yang lebih kekinian.

"Kami serius menggarap program drama ini. Kami sudah menggarap ulang serial masa lalu dengan format dan cerita kekinian. Mudah-mudahan TVRI akan semakin banyak memproduksi serial drama dan mendapat hati di masyarakat," katanya.

Anugerah Syiar Ramadan merupakan ajang penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh KPI Pusat bersama Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia untuk mengapresiasi lembaga penyiaran yang menghadirkan tayangan berkualitas selama Ramadan.

KPI berharap penghargaan Anugerah Syiar Ramadan 2025 ini mendorong industri penyiaran nasional terus menghadirkan konten Ramadan yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Keberhasilan sinetron Marbot Ali dinilai dapat menjadi contoh bahwa tayangan religi dapat dikemas secara menarik tanpa meninggalkan pesan moral dan nilai dakwah yang kuat.

BACA JUGA

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal

Siklon Penha Picu Banjir dan Longsor di Filipina, 8 Orang Meninggal

News
| Sabtu, 07 Februari 2026, 18:07 WIB

Advertisement

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine

Wisata
| Rabu, 04 Februari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement