OpenAI Akui Model AI Coba Bobol Situs Pemerintah AS
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Sambal - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Gaya hidup masyarakat yang gemar makanan pedas dan rendah serat dinilai berkontribusi besar terhadap meningkatnya kasus ambeien, terutama di kawasan Asia.
Hal ini diungkap dokter spesialis bedah umum lulusan Universitas Indonesia, Franky Mainza Zulkarnain.
Wasir atau ambeien, yang secara medis disebut hemoroid, merupakan pembengkakan pembuluh darah vena di sekitar anus atau rektum bagian bawah. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah melebar, darah menumpuk, dan membentuk benjolan lunak yang tidak normal di area anus.
"Wasir ini paling sering disebabkan gaya hidup, jarang makan sayur, duduk terlalu lama," kata Franky dalam temu media di Jakarta, Senin.
Menurut Franky, salah satu pemicu utama munculnya benjolan ambeien adalah pola makan rendah serat yang menyebabkan tekanan di dalam anus meningkat. Tekanan ini memaksa pembuluh darah bekerja lebih keras hingga akhirnya membesar.
Ia mencontohkan sejumlah jenis makanan yang berpotensi memicu kondisi tersebut, seperti durian, nanas, minuman beralkohol, serta makanan pedas. Makanan-makanan ini mengandung gas dan dapat meningkatkan kontraksi otot pencernaan, sehingga mendorong makanan bergerak lebih cepat melalui saluran cerna atau memicu kondisi hiperperistaltik.
"Jadi gerakan di usus menjadi cepat dan tekanan pada anus menjadi tinggi. Dia (anus) akan berusaha cepat mengeluarkan, cuma perjalanan (untuk BAB) kan enggak semudah itu," ujar dokter yang praktik di Rumah Sakit Pondok Indah–Puri Indah itu.
Terkait makanan pedas, Franky menjelaskan bahwa konsumsi berlebihan dapat menyebabkan diare berkepanjangan. Kondisi ini memicu tekanan di dalam anus meningkat, mirip seperti ketika tubuh diberi obat serat untuk mengatasi sembelit.
Ia menambahkan, masyarakat Asia yang gemar mengonsumsi makanan pedas membuat kasus ambeien relatif mudah ditemukan di kawasan ini.
Selain itu, kebiasaan kurang mengonsumsi sayur-sayuran yang kaya serat juga menjadi faktor pemicu ambeien. Tubuh yang kekurangan serat akan menghasilkan feses yang lebih keras, sehingga anus harus mengejan lebih kuat saat buang air besar. Tekanan berlebih inilah yang memperbesar risiko terjadinya ambeien.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.
Lando Norris mengkritik sejumlah pembalap setelah DNF di GP Azerbaijan akibat terlibat tabrakan dengan Franco Colapinto dan Pierre Gasly.
CFD Gunungkidul resmi pindah ke Jalan Agus Salim. Lokasi baru dinilai lebih luas, tertata, nyaman, dan ramai pengunjung.