Menpar Bawa Wonderful Indonesia Gastronomy 2026 ke Solo dan Jogja, Ini Alasannya
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Foto ilustrasi virus meningokokus - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Orang dewasa muda dan remaja berpotensi menjadi pembawa bakteri Neisseria meningitidis penyebab meningokokus, sehingga berisiko menularkan penyakit ini ke orang lain.
Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi , Suzy Maria, menyampaikan bahwa orang berusia dewasa muda dan remaja bisa menjadi pembawa Neisseria meningitidis, bakteri penyebab penyakit meningokokus.
"Jangan salah, yang menjadi carrier itu justru pada remaja dan dewasa yang muda. Jadi orang-orang muda sehat inilah yang menjadi penularnya," kata dr. Suzy Maria, SpPD-KAI, M.Sc dalam acara diskusi kesehatan bersama Kalventis di Jakarta, Kamis (4/12/2025).
"Jadi ada orang yang sudah punya koloni Neisseria meningitidis, menumpang hidup normal, tidak menyebabkan penyakit sama sekali di orang yang membawanya dan dia bisa menjadi penular ke orang lain," kata anggota Satuan Tugas Imunisasi Dewasa Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) itu.
Di negara maju, ia mengatakan, kasus meningokokus banyak ditemukan pada mahasiswa atau anggota militer yang sering berkumpul di ruangan tertutup dalam waktu lama.
"Karena remaja dan dewasa muda senang berkumpul. Jadi, kalau seandainya ada satu saja carrier di kelompok mereka, mereka berkumpul, mereka akan menularkan ke yang lain-lainnya," katanya.
"Jadi itulah yang menyebabkan tingginya carrier rate (tingkat pembawa kuman)," dia menambahkan.
Dokter Suzy mengatakan bahwa Neisseria meningitidis atau meningokokus dapat hidup sebagai komensal di nasofaring.
Dari nasofaring, bakteri kemudian bisa masuk ke aliran darah. Proses ini dipengaruhi oleh faktor seperti perubahan selaput lendir dan penurunan sistem imun.
Kalau sampai masuk ke aliran darah, dr. Suzy mengatakan, maka meningokokus bisa menyebar ke berbagai organ tubuh dan memicu penyakit yang lebih berat.
"Dia paling sering pergi ke selaput otak atau meninges, yang kemudian kalau meradang disebut penyakitnya meningitis, yang penyebabnya salah satu yang fatal dan cukup sering adalah Neisseria meningitidis atau meningokokus," ia menjelaskan.
"Selain di selaput otak, dia juga bisa infeksi paru, menyebabkan pneumonia,” katanya.
Ia menyampaikan bahwa infeksi Neisseria meningitidis bisa pula menyebabkan penyakit meningokokus invasif (Invasive Meningococcal Disease/IMD).
Menurut dia, penyakit yang menular melalui percikan cairan saluran pernapasan dari pembawa bakteri meningokokus saat batuk atau bersin ini jarang ditemukan.
Dokter Suzy mengatakan bahwa penyakit meningokokus invasif bisa menyerang orang segala usia, tetapi kebanyakan terjadi pada orang yang berusia sangat muda atau sangat tua.
Ini terjadi lantaran sistem imun anak kecil masih berkembang dan orang lanjut usia kekebalan tubuhnya sudah menurun, sehingga mereka lebih rentan terinfeksi bakteri.
Memahami potensi orang dewasa muda dan remaja sebagai pembawa bakteri meningokokus penting untuk pencegahan dan pengendalian penyakit ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.