KPK Dalami Aliran Uang ke Bupati Tulungagung Nonaktif
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Ilustrasi serangan jantung (Freepik)
Harianjogja.com, JAKARTA—Pola makan berlebih, konsumsi alkohol, cuaca dingin, dan stres saat liburan dapat meningkatkan risiko serangan jantung.
Dikutip dari laman Everyday Health, Robert Ostfeld, MD, Direktur Kardiologi Preventif di Montefiore Einstein, mengatakan sebaiknya jangan mengonsumsi alkohol jika memang tidak biasa, atau menghindari mengonsumsinya terlalu banyak.
Konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan peradangan dan dislipidemia sehingga memperburuk penyakit arteri koroner. Episode minum berlebihan yang berulang dapat menyebabkan peradangan, kekakuan arteri, dan peningkatan tekanan darah sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.
“Dulu kita berpikir bahwa satu atau dua gelas minuman sehari bisa menyehatkan jantung. Pemikiran itu mungkin salah. Data terbaru tampaknya mendukung bahwa asupan alkohol berapa pun kadarnya seiring waktu meningkatkan risiko jantung Anda,” katanya.
Selain minuman beralkohol, suguhan lezat di masa liburan sering kali berupa daging olahan, makanan cepat saji yang kaya rasa asin, dan camilan serta sedikit buah dan sayur. Hal ini, kata Ostfeld, dapat meningkatkan masalah jantung dan risiko serangan jantung.
Ia menyarankan untuk mengendalikan makanan yang dikonsumsi dan memperhatikan kondisi jika memang sudah berisiko penyakit jantung karena keadaan darurat kesehatan jantung dapat terjadi dalam satu jam setelah makanan berat dan tinggi lemak.
Liburan, kata Ostfeld, juga dapat meningkatkan stres karena banyaknya yang berkunjung, kurang tidur karena aktivitas seharian, atau lupa membawa obat yang diresepkan. Kebiasaan sehat yang konsisten merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko serangan jantung.
Elemen lain yang meningkatkan kemungkinan timbulnya masalah jantung adalah cuaca dingin yang dapat menyebabkan arteri menyempit dan darah tidak mengalir sebaik saat cuaca hangat. Selain itu, olahraga di luar ruangan dapat menambah beban kerja jantung sehingga semakin meningkatkan risiko.
Meskipun sindrom jantung liburan umumnya membaik tanpa perawatan medis, gejalanya sulit dibedakan dari masalah kardiovaskular yang lebih serius. Jika mengalami palpitasi jantung yang tak kunjung berhenti atau gejala lain seperti nyeri dada, sangat penting untuk segera mencari pertolongan medis darurat.
Mencari pengobatan segera untuk serangan jantung meningkatkan peluang bertahan hidup dan dapat mengurangi jumlah kerusakan jantung yang terjadi, kata relawan American Heart Association, Fatima Rodriguez, MD, seorang profesor madya kedokteran kardiovaskular di Stanford Health Care di California.
Gejala serangan jantung meliputi rasa tidak nyaman di dada atau area lain di tubuh bagian atas seperti lengan, perut, bahu, leher, atau rahang; sesak napas; berkeringat dingin; pusing; atau merasa mual. Tanda-tanda serangan jantung pada wanita cenderung lebih samar dan sering kali tidak disertai rasa sakit yang hebat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Polisi menduga teror pocong di Tangerang merupakan modus pencurian dan perampokan. Warga diminta aktifkan ronda dan siskamling.
Jadwal bus KSPN Malioboro ke Pantai Ndrini dan Obelix Sea View Rabu 20 Mei 2026, lengkap dengan rute dan tarif.
Mentan Andi Amran Sulaiman memecat ASN Kementan terkait dugaan penyelewengan anggaran Rp500 juta. Pegawai tersebut kini berstatus DPO.
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress hari ini Rabu 20 Mei 2026 lengkap dengan rute Stasiun Tugu-YIA, tarif Rp50.000, dan jam keberangkatan terbaru.