Ombudsman Temukan Dugaan Pungli di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Kemenangan Siprianus Bhuka di AMI 2025 lewat Tabola Bale menandai besarnya apresiasi publik terhadap karya musik yang lahir dari Indonesia Timur. /Istimewa.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kemenangan Siprianus Bhuka di AMI 2025 lewat Tabola Bale menandai besarnya apresiasi publik terhadap karya musik yang lahir dari Indonesia Timur.
Siprianus yang tergabung dalam grup Silet Open Up ini mengungkapkan bahwa lagu Tabola Bale yang belakangan menjadi viral berhasil membolak-balikkan hampir semua aspek hidupnya.
“Dia mengubah semua aspek kehidupan saya. Jadi benar-benar lagu ini Tabola Bale juga. Semua itu,” ujar Siprianus saat ditemui dalam gelaran penghargaan AMI di Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Ia menjelaskan lagu ini menceritakan seorang pemuda yang jatuh hati pada seorang wanita sejak kecil yang mulanya memiliki penampilan khas yakni berkepang dua.
“Terus pas dia pulang dari kuliah tuh rambutnya di-ombre. Jadi makin keren, makin cantik kan. Jadi dulu rambut kepang dua, sekarang rambut merah-merah,” ujarnya.
Lagu yang viral hingga ke kancah internasional itu begitu mengubah nasibnya, terlebih kala menjadi pengisi gelaran upaya kemerdekaan RI tahun ini, ia begitu bangga serta tak menyangka lagu karya anak Indonesia Timur mampu menyabet penghargaan bergengsi.
Lagu Tabola Bale yang bernuansa ceria ini rupanya mampu membuat pendengarnya ikut bergembira. “Terima kasih kepada warga Indonesia yang telah memberikan kesempatan untuk lagu Timur untuk berkembang di Indonesia tercinta,” katanya.
Penghargaan yang didapatkan ini menurutnya menjadi salah satu pemantik baginya untuk menghadirkan karya yang lebih baik ke depan.
Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), dengan dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, kembali mempersembahkan ajang apresiasi tertinggi bagi para pelaku industri dan insan musik Tanah Air, yaitu Anugerah Musik Indonesia (AMI Awards).
AMI Awards menjadi wujud apresiasi kepada insan musik Tanah Air atas karya yang telah mereka hasilkan, sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan industri musik di Indonesia.
Tahun ini, AMI Awards ke-28 mengangkat tema Bhinneka Tunggal Suara, yang merefleksikan semangat persatuan dalam keberagaman musik Indonesia. Tema ini menegaskan di tengah perbedaan genre, budaya, dan latar belakang, musik memiliki kekuatan untuk menyatukan setiap suara menjadi harmoni yang indah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.