Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Buah pinang. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Buah pinang (Areca catechu) dikenal memiliki beragam manfaat bagi tubuh seperti menjaga kesehatan gigi, meningkatkan energi, hingga melancarkan pencernaan. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan risiko serius bagi kesehatan.
Meski demikian, konsumsi buah pinang yang tidak tepat atau berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan. Penting untuk memahami batas aman penggunaannya agar manfaatnya tetap optimal tanpa menimbulkan risiko.
Manfaat untuk Kesehatan
Kandungan antimikroba dalam buah pinang dapat membantu menekan pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi dan mulut kering, sehingga mendukung kesehatan gigi dan mulut.
Senyawa alkaloid alami dalam buah pinang dapat merangsang sistem saraf pusat, meningkatkan energi, dan membantu meningkatkan daya konsentrasi.
Kandungan zat besi dalam buah pinang dapat membantu pembentukan sel darah merah, sehingga berperan dalam pencegahan dan pengobatan anemia.
Buah pinang dapat membantu meningkatkan sekresi air liur dan kontraksi sistem pencernaan, sehingga membantu melancarkan pencernaan dan mengatasi sembelit. Sedangkan kandungan senyawa dalam buah pinang dapat menstimulasi hormon, sehingga meningkatkan gairah seksual pada pria.
Bahaya konsumsi buah pinang
Meskipun memiliki manfaat, konsumsi buah pinang juga dapat menimbulkan efek samping dan risiko kesehatan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan atau dalam jangka panjang. Kandungan karsinogen dalam buah pinang dapat meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka panjang.
Konsumsi berlebihan buah pinang dapat menyebabkan mual, muntah, diare, peningkatan air liur, detak jantung tidak normal, dan bahkan serangan jantung.
Sedangkan konsumsi buah pinang dalam jangka panjang dapat mengganggu aktivitas saraf dan otak, bahkan memicu efek halusinasi atau gangguan mental.
Buah pinang belum terbukti aman dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, bahkan berpotensi menimbulkan masalah pada kehamilan, seperti berat badan janin rendah.
Dengan demikian, buah pinang memiliki berbagai manfaat kesehatan, namun konsumsi yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif. Penting untuk mengonsumsi buah pinang dengan bijak dan tidak berlebihan.
Konsultasikan dengan tenaga medis sebelum mengonsumsi buah pinang, terutama bagi ibu hamil, menyusui, atau individu dengan kondisi medis tertentu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Sebanyak 80 siswa SD di sekitar Bandara YIA diajak mengenal dunia penerbangan dan aktivitas kebandarudaraan melalui program TJSL.
Juru Bicara OIKN Troy Harold Yohanes Pantouw meninggal dunia pada usia 58 tahun di IKN, Kalimantan Timur.
Kasus suap Rejang Lebong berkembang ke Kota Bengkulu. KPK menemukan uang tunai Rp4 miliar saat menggeledah rumah pejabat Pemkot Bengkulu.
LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers dan menargetkan membawa klub tersebut meraih gelar juara NBA kelima dalam kariernya.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.