Penerbangan Muscat-Medan Dibuka, Wisatawan Timur Tengah Dibidik
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Pisang - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Ahli gizi Kathryn Durston menjelaskan konsumsi pisang, alpukat, dan sayuran hijau dapat membantu menjaga kadar kalium dan magnesium tubuh sehingga mengurangi risiko kram otot.
Dikutip dari Eatingwell, Selasa, penyebab kram otot, yang paling umum adalah mengejan atau terlalu memaksakan otot.
Selain itu, faktor gaya hidup lain yang dapat meningkatkan risiko efek samping yang mengganggu ini antara lain dehidrasi, kekurangan elektrolit dan peregangan (stretching) yang kurang tepat.
"Beberapa penelitian menunjukkan bahwa atlet yang mengganti elektrolit selama latihan yang lama atau berkeringat mengalami lebih sedikit kram [otot] dan pulih lebih baik daripada mereka yang hanya terhidrasi dengan air," kata Ahli Gizi Kathryn Durston, RDN, LDN.
Dengan perubahan pola makan dan gaya hidup sederhana, seseorang dapat mengurangi risiko kram otot akibat olahraga.
Berikut beberapa makanan yang dapat dikonsumsi untuk mengurangi kram otot.
1. Pisang
Menambahkan makanan kaya kalium dan magnesium ke dalam pola makan Anda dapat menjadi cara alami untuk mendukung kesehatan otot.
Pisang tidak hanya merupakan sumber energi yang cepat dicerna, tetapi juga menyediakan 11 persen dari Nilai Harian (DV) kalium untuk pria dan 14 persen untuk wanita.
2. Alpukat
Merupakan sumber kalium dan magnesium yang kaya, dua mineral yang dapat membantu mengurangi risiko kram serta memiliki kandungan kalium yang lebih tinggi daripada pisang. Menambahkan setengah alpukat 1 hingga 2 jam sebelum latihan untuk membantu mengatasi kram otot.
3. Semangka
Camilan yang menyegarkan untuk membantu mencegah kram otot, karena mengandung sekitar 92 persen air yang membantu tubuh tetap terhidrasi dan memiliki kandungan kalium.
4. Ubi jalar
Kaya akan elektrolit, termasuk kalium dan magnesium untuk membantu mengurangi kram otot, juga merupakan sumber karbohidrat yang lambat dicerna, sangat cocok untuk dinikmati sebelum latihan ketahanan.
5.Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau seperti kangkung, bayam, dan lobak Swiss kaya akan nutrisi bermanfaat untuk mendukung kontraksi otot yang sehat.
"Sayuran berdaun hijau menyediakan magnesium dan kalsium, elektrolit penting yang menjaga fungsi otot dan mengurangi kram," kata Durston.
Sayuran berdaun hijau juga kaya akan nitrat, senyawa yang dapat meningkatkan aliran darah ke otot.
Durston mengatakan pola makan seimbang yang mencakup buah-buahan, sayur-sayuran, dan produk susu akan memasok otot Anda dengan elektrolit esensial seperti natrium, kalium, dan magnesium untuk membantu menjaga otot berfungsi dengan baik dan mencegah kram.
Ia juga menyarankan untuk menambahkan bubuk elektrolit pekat jika berolahraga lebih dari satu jam atau banyak berkeringat di cuaca panas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Penerbangan Muscat-Medan resmi dibuka. Rute SalamAir diharapkan meningkatkan kunjungan wisatawan Timur Tengah ke Sumatra Utara dan Danau Toba.
Gelombang panas ekstrem di AS tewaskan 25 orang, pecahkan rekor suhu, dan sebabkan listrik padam di ratusan ribu rumah.
My Esti tegaskan PIP di Kulonprogo tanpa potongan. Warga juga dorong sekolah gratis hingga SMA lebih diprioritaskan.
Telur, dendeng, dan popcorn ternyata bisa jadi camilan sehat untuk jantung jika dikonsumsi dengan tepat, menurut ahli gizi.
Anak 8 tahun terseret ombak di Pantai Gua Cemara Bantul. Tim SAR lanjutkan pencarian esok hari.
Sumur minyak tradisional di Aceh Timur meledak. Api masih berkobar, petugas lakukan pemadaman dan pengamanan lokasi.