Kasus Dugaan Eksploitasi Seksual WNA Naik ke Penyidikan
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Anak flu - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Para orang tua dianjurkan untuk mewaspadai gejala influenza pada anak, karena dalam kondisi tertentu penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus tersebut bisa membahayakan.
Ketua Umum IDAI Piprim Basarah Yanuarso dalam diskusi daring yang diikuti dari Jakarta pada Selasa menyampaikan bahwa influenza bisa menimbulkan gejala berat pada anak-anak dengan komorbiditas.
"Salah satu hal yang jadi masalah adalah influenza bisa sangat berat, komplikasinya pada orang-orang dengan komorbiditas," katanya.
Kalau terjadi pada anak-anak dengan gangguan kesehatan seperti obesitas, sindrom metabolik, atau diabetes, ia mengatakan, maka serangan influenza dapat berakibat fatal seperti COVID-19.
"Walaupun itu penyakit lama, pandemi influenza itu sudah puluhan tahun lalu, tapi ini tetap bisa menjadi ancaman kesehatan anak-anak di Indonesia dan bisa mempengaruhi komorbiditas maupun mortalitasnya," katanya.
Ia mengemukakan perlunya peningkatan upaya promotif dan preventif guna menekan risiko penularan influenza pada anak.
Menurut dia, penerapan pola hidup bersih dan sehat serta pelaksanaan vaksinasi dapat melindungi anak dari serangan berbagai virus influenza.
BACA JUGA: Kolesterol Tinggi Ancam Usia Produktif, Waspadai Gejalanya
Oleh karena itu, ia mengatakan, IDAI memasukkan vaksinasi influenza ke dalam rekomendasi imunisasi tambahan bagi anak berusia enam bulan ke atas.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi IDAI Dr. dr. Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subs Resp (K) menyampaikan perlunya memasukkan vaksinasi influenza ke dalam program imunisasi anak nasional.
Menurut dia, influenza merupakan penyakit pernapasan akut yang mudah menular dan bisa membahayakan kalau gejalanya berat.
Ia menjelaskan, gejala influenza biasanya mencakup demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta lelah dan lemas. Walaupun jarang terjadi, serangan influenza juga bisa menyebabkan muntah dan diare.
Dokter Nastiti menyampaikan penting orang tua mewaspadai tanda bahaya pada anak yang terserang influenza, yakni demam tinggi, susah minum, sesak nafas, kejang, penurunan kesadaran, dan sianosis atau kulit yang membiru di sekitar mulut.
Kalau anak mengalami gejala yang demikian maka sebaiknya segera membawanya ke fasilitas pelayanan kesehatan supaya bisa mendapat penanganan medis yang dibutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda NTB meningkatkan kasus dugaan eksploitasi seksual WNA asal Selandia Baru ke tahap penyidikan usai laporan tiga korban lokal.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.