Advertisement
Usia Produktif Rentan Jantung, Ini 5 Langkah Pencegahan
Foto ilustrasi penyakit jantung. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Penyakit jantung tak hanya menyerang lansia, tetapi juga usia produktif. Pakar nutrisi membagikan lima langkah pencegahan yang bisa diterapkan sejak muda.
“Memahami cara kerja sistem kardiovaskular adalah langkah awal menuju jantung yang lebih sehat. Jantung manusia, meski kecil, adalah otot luar biasa yang menggerakkan seluruh tubuh,” kata Dr. Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead Asia Pasifik dalam keterangannya pada Sabtu (27/9/2025).
Advertisement
Di Indonesia, penyakit jantung masih menjadi masalah kesehatan serius dan tercatat sebagai penyebab satu dari tiga kematian. Ironisnya, kasus ini tidak hanya menyerang kelompok lanjut usia, tetapi juga usia produktif yang kerap terlihat sehat. Perubahan gaya hidup modern, pola makan tidak seimbang, dan stres menjadi pemicu utama.
Lima langkah sederhana dapat menjadi pegangan untuk mencegah risiko penyakit jantung. Pertama, pola makan sehat dengan memperbanyak konsumsi buah, sayur, biji-bijian, serta lemak sehat dari ikan berlemak dan kacang-kacangan, sekaligus mengurangi gula dan garam.
Kedua, tetap aktif secara fisik dengan berolahraga minimal 30 menit per hari, baik berjalan, berlari, bersepeda, maupun berenang. Aktivitas ini membantu sirkulasi darah sekaligus mendukung fungsi jantung.
BACA JUGA: Malaysia Disanksi FIFA, Muncul Kecurigaan Keterlibatan Pihak Asing
Ketiga, mengurangi kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol. Berhenti merokok terbukti menurunkan risiko penyakit jantung, sementara konsumsi alkohol berlebih dapat memicu hipertensi dan obesitas.
Keempat, mengelola stres melalui aktivitas seperti yoga, meditasi, atau sekadar latihan pernapasan. Stres kronis terbukti meningkatkan tekanan darah dan kolesterol.
Kelima, rutin memantau indikator kesehatan seperti tekanan darah, kadar gula, dan kolesterol. Pemanfaatan teknologi kesehatan, mulai dari jam pintar hingga aplikasi pelacak kebugaran, kini dapat membantu masyarakat memantau kondisi tubuh secara real time.
“Di era serba cepat, langkah kecil menuju gaya hidup sehat bisa membawa perubahan besar bagi kesehatan jantung. Mulailah dari kebiasaan sederhana hari ini,” ujar Vipada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Imbas Konflik Timur Tengah, Philippine Airlines Terpaksa Setop 5 Rute
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Dispar Kulonprogo Catat Lonjakan Wisatawan, Congot Ungguli Glagah
- Arus Balik Usai Puncak, Gerbang Tol Purwomartani Masih Padat
- Pemkab Bantul Belum Terapkan WFH, Nilai Belum Efektif Hemat Energi
- Jadwal KRL Jogja-Solo Hari Ini, Tarif Rp8.000
- Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur 26 Maret 2026, Tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement





