Survei PPI: Dedi Mulyadi Ungguli Gibran dalam Bursa Cawapres 2029
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.
Ilustrasi anak-anak./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA—Pendidikan terutama di sekolah seharusnya dapat membekali anak dengan keterampilan hidup atau life skills agar dapat belajar dengan cara yang relevan dan sesuai kebutuhan zaman.
"Saya percaya bahwa pendidikan seharusnya membekali anak dengan keterampilan hidup, bukan sekadar hafalan. Lewat kurikulum yang fleksibel dan kontekstual, memperkenalkan cara belajar yang relevan dengan kebutuhan zaman," kata Akademisi sekaligus salah satu pendiri HighScope Indonesia Antarina S.F. Amir dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Dengan kepercayaannya itu, ia berupaya meningkatkan pendidikan Indonesia jadi lebih berkualitas dengan menerapkan metode pembelajaran.
"Dalam rangka memperingati Hari Kartini mari kita menyoroti sosok perempuan inspiratif yang telah memberikan kontribusi luar biasa di bidang pendidikan active learning atau pembelajaran aktif di sekolah," katanya.
Metode pembelajaran itu menggunakan pendekatan yang menempatkan siswa sebagai subjek pembelajaran, mendorong partisipasi aktif, berpikir kritis, dan kolaboratif sejak usia dini. Ia mewujudkan keyakinannnya itu melalui didirikannya HighScope Indonesia pada tahun 1996.
BACA JUGA: Biji Kenari Membantu Menjaga Kesehatan Jantung dan Meningkatkan Fungsi Otak
Antarina mengatakan sebagai perempuan Indonesia ingin terus membawa hal-hal positif bagi generasi selanjutnya dan menjunjung nilai-nilai perjuangan R.A. Kartini yang selalu memberdayakan generasi muda lewat pendidikan yang membebaskan cara berpikir.
"Saya tidak akan gentar menyuarakan perubahan dalam dunia pendidikan dengan tujuan menghasilkan manusia Indonesia berkualitas yang tak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia," ucap dia.
Sebagai penulis, Antarina S.F. Amir turut memperkaya wacana pendidikan melalui karya-karyanya. Salah satu bukunya yang berjudul Life Skills for All Learners: How to Teach, Assess, and Report Education's New Essentials, ditulis bersama Prof. Thomas R. Guskey dan diterbitkan oleh ASCD pada tahun 2024. Melalui karya ini, Antarina menegaskan pentingnya pendidikan yang membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 untuk menghadapi tantangan global.
Di tengah tantangan zaman yang terus berubah, Antarina turut mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan perubahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Survei PPI menempatkan Dedi Mulyadi di posisi teratas simulasi elektabilitas cawapres 2029 dengan 21%, mengungguli Gibran.
Aplikasi WhatsApp palsu sempat meraih 500.000 unduhan di Play Store. Kenali ciri-cirinya dan cara menghindari aplikasi tiruan.
BSU 2026 sebesar Rp900 ribu disiapkan untuk 13,3 juta pekerja. Simak batas gaji, syarat penerima, dan cara mengecek informasi resmi.
Dalam kompetisi yang menguji kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan insan perbankan tersebut, Bank Jateng berhasil meraih podium
Selena Gomez mengaku kebiasaan menggunakan vape nikotin mengubah suaranya. Ia kini berusaha berhenti dan mengingatkan para penggemar.
Fermin Aldeguer absen di MotoGP Australia 2026 akibat cedera tangan. Pebalap Gresini Racing itu menargetkan comeback di Malaysia.