OJK Cabut Izin 9 BPR dan BPRS Sepanjang 2026, Ini Daftarnya
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Jerawat di hidung. - Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Jerawat bisa tiba-tiba muncul meski Anda merasa telah sering kali membersihkan wajah.
Meski sering kali dianggap sebagai persoalan ringan, jerawat yang muncul secara terus-menerus di area tertentu pada wajah bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan atau gaya hidup yang kurang tepat.
Dilansir dari medicaldaily.com lokasi jerawat di wajah dapat memberikan petunjuk mengenai penyebab yang mendasarinya.
Secara umum, wajah dibagi menjadi beberapa zona yang masing-masing terhubung dengan organ atau sistem tubuh tertentu. Konsep ini dikenal dalam dunia kecantikan sebagai face mapping atau peta wajah. Berikut penyebab jerawat berdasarkan letak kemunculannya di wajah.
Dahi
Dilansir dari healthline.com, jerawat yang sering muncul di dahi dapat disebabkan oleh gangguan pada sistem pencernaan atau pola makan yang tidak sehat.
Konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan makanan cepat saji disebut sebagai pemicu utama. Selain itu, stres dan kurang tidur juga berperan dalam memperparah kondisi tersebut. Dahi juga rentan terhadap penumpukan minyak dan kotoran, terutama jika seseorang sering menggunakan topi atau helm.
Pipi
Jerawat di area pipi kerap dikaitkan dengan paparan polusi dan kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan yang kotor. Selain itu, penggunaan ponsel yang tidak bersih juga menjadi salah satu faktor penyebabnya. Secara internal, jerawat di pipi juga dapat berhubungan dengan gangguan pada sistem pernapasan, seperti akibat merokok atau tinggal di lingkungan dengan kualitas udara buruk.
BACA JUGA: Retret Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Mendagri Siapkan Skenario
Hidung
Kulit di sekitar hidung memiliki pori-pori yang lebih besar, sehingga lebih mudah tersumbat oleh minyak dan kotoran. Jerawat di hidung juga bisa menunjukkan adanya tekanan darah tinggi atau gangguan sirkulasi darah. Selain itu, konsumsi makanan pedas dan berminyak sering kali memperburuk kondisi jerawat di area ini.
Dagu dan Rahang
Jerawat yang muncul di dagu dan rahang umumnya berkaitan erat dengan fluktuasi hormon. Hal ini sering dialami oleh perempuan menjelang menstruasi, selama kehamilan, atau akibat penggunaan alat kontrasepsi. Ketidakseimbangan hormon dapat merangsang produksi minyak berlebih yang menyumbat pori-pori. Selain itu, stres juga menjadi pemicu umum jerawat di area ini.
Sekitar Alis dan Mata
Jerawat yang muncul di sekitar alis dapat disebabkan oleh produk kosmetik yang menyumbat pori, seperti pensil alis atau krim mata. Di samping itu, gangguan pada hati atau pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan olahan dan alkohol, juga dapat berdampak pada area ini.
Mengetahui penyebab jerawat berdasarkan lokasinya merupakan langkah awal yang efektif untuk menangani dan mencegah masalah kulit ini secara menyeluruh. Dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, kulit yang bersih dan sehat bukan lagi sekadar impian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK telah mencabut izin usaha sembilan BPR dan BPRS sepanjang 2026. Simak daftar bank yang ditutup serta alasan pencabutan izinnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.