Ratusan Naskah Kuno Ditemukan di Rumah Kosong di Boyolali
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Ilustrasi jerawat
Harianjogja.com, JAKARTA—Jerawat adalah salah satu keluhan masalah di tubuh yang sering dialami orang Indonesia. Selain hormon, jerawat juga dipercaya bisa muncul karena gaya hidup dan pola makan Anda.
Pasalnya, makanan yang dikonsumsi secara tidak langsung dapat menimbulkan reaksi pada kulit dan memengaruhi pertumbuhan jerawat.
Gula yang dikonsumsi termasuk gula putih olahan diserap dengan cepat ke dalam aliran darah yang dapat meningkatkan kadar gula Anda. Peningkatan kadar insulin (hormon) juga dapat mendorong kelebihan gula ke dalam sel Anda yang akhirnya menyebabkan jerawat.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada remaja menunjukkan bahwa dengan mengonsumsi susu rendah lemak dan susu skim akan menyebabkan peningkatan jerawat. Namun, hubungan antara susu dan jerawat masih belum jelas. Jika Anda mengalami jerawat setelah konsumsi susu, ada baiknya untuk menghindari produk susu.
Mengonsumsi makanan cepat saji seperti burger dan kentang goreng dalam jumlah yang banyak akan menimbulkan jerawat. Namun, hingga saat ini hubungan antara makanan cepat saji dan bahan apa yang menyebabkan jerawat masih belum diketahui.
Dalam sebuah penelitian ditemukan bahwa mereka yang mengonsumsi 100% kakao tanpa pemanis menyebabkan peningkatan jerawat yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa mengonsumsi cokelat yang mengandung susu, produk olahan susu, dan gula menjadikan sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan kuat terhadap bakteri penyebab jerawat.
Perlu diperhatikan bagi Anda yang suka mengonsumsi makanan berminyak karena kelebihan minyak dan lemak dapat menyebabkan timbulnya jerawat.
Whey protein kaya akan protein dan asam amino seperti leusin dan glutamin. Bubuk yang biasanya dikonsumsi oleh atlet dan binaragawan pria ini membuat sel kulit tumbuh dan berkembang biak lebih cepat. Bubuk tersebut juga dapat meningkatkan kadar insulin yang juga dapat menjadi penyebab jerawat.
Makanan seperti roti, pasta, sereal, dan bihun memiliki indeks glikemik yang tinggi dan meningkatkan kadar gula darah. Insulin membuat hormon androgen lebih aktif yang membuat pertumbuhan sel lebih cepat dan produksi sebum yang akhirnya menimbulkan jerawat.
Makanan yang mengandung lemak Omega-6 yang bersifat inflamasi seperti cornflake, minyak kedelai, dan lain-lain diketahui dapat meningkatkan risiko jerawat. Mengonsumsi makanan tersebut akan membuat Anda lebih rentan berjerawat, apabila Anda memang sudah memiliki kulit yang rentan berjerawat.
Asupan daging merah (ayam dan kambing) yang berlebihan dapat menyebabkan jerawat. Hal tersebut dapat terlihat apabila seseorang memiliki jerawat yang cukup besar dan berwarna merah tua di sepanjang garis rahang dan leher. Namun, untuk saat ini hubungannya masih belum diketahui.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemkab Boyolali menemukan ratusan naskah kuno koleksi Cipto Raharjo. Sebagian telah didigitalisasi untuk pelestarian.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.