Makan Kacang Bikin Jerawat, Mitos atau Fakta?

Tri Indah Lestari (ST22)
Tri Indah Lestari (ST22) Jum'at, 16 Juni 2023 11:57 WIB
Makan Kacang Bikin Jerawat, Mitos atau Fakta?

Petani menunjukkan panen kacang tanah di Gunungkidul./Harian Jogja-Dok

Harianjogja.com, JOGJA—Jerawat bisa terjadi karena faktor eksternal seperti debu, kotoran, polusi, atau paparan sinar matahari. Sementara faktor internal seperti permasalahan hormon di kulit atau tubuh, dehidrasi, stres, dan asupan makanan.

Asupan makanan yakni kacang kerap kali dikaitkan sebagai penyebab munculnya jerawat karena kadar lemak yang cukup tinggi pada kacang. Kandungan lemak kacang ini disebut menyebabkan penumpukan dan penyumbatan lemak pada pori-pori kulit sehingga menimbulkan jerawat

Meski demikian kandungan lemak pada kacang termasuk tinggi lemak "baik" atau lemak tak jenuh. Selain itu terdapat pula polifenol atau antioksidan alami, magnesium, folat, vitamin E, selenium, arginin, dan serat.

Kandungan tersebut diketahui mampu melindungi sel-sel dari kerusakan termasuk risiko terinfeksi bakteri penyebab jerawat dan dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Baca juga: Jajal Pesona Gunung Ireng Gunungkidul, Spotnya Melamun di Atas Bukit

Singkatnya kacang memicu jerawat adalah mitos belaka. Lantas, kenapa saat makan kacang jerawat muncul di keesokan harinya?

Menurut Medical News Today, hal itu bisa saja terjadi jika terdapat gula tambahan pada kacang olahan maupun ketidakseimbangan atau tingginya kadar asam lemak omega 6 pada tubuh bisa menjadi salah satu penyebab jerawat beberapa orang memburuk.

Namun umumnya, jerawat disebabkan oleh produksi minyak berlebih, pengelupasan sel kulit mati, menumpuknya bakteri atau kotoran pada kulit, hingga perubahan hormon saat memasuki usia remaja atau pada ibu hamil sehingga memicu jerawat semakin parah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online