Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Brokoli dan kembang kol. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kembang kol dan brokoli adalah dua jenis sayuran yang termasuk dalam keluarga Brassicaceae, yang juga meliputi kol, sawi, dan kubis.
Meskipun keduanya sering dianggap mirip karena memiliki bentuk yang menyerupai kepala bunga, keduanya memiliki beberapa perbedaan dalam penampilan, rasa, dan manfaat untuk kesehatan. Berikut ini adalah penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing sayuran tersebut serta manfaatnya untuk kesehatan.
Kembang Kol (Cauliflower)
Kembang kol adalah sayuran dengan kepala yang padat berwarna putih atau krem yang terdiri dari banyak kuntum kecil. Meskipun ada juga varian kembang kol yang berwarna ungu atau hijau, jenis yang paling umum adalah yang berwarna putih. Kembang kol sering kali digunakan sebagai pengganti bahan yang lebih tinggi karbohidrat, seperti nasi atau kentang, terutama dalam diet rendah karbohidrat.
Manfaat Kesehatan Kembang Kol:
BACA JUGA: Efisiensi Anggaran, Pemda DIY Tidak Tambah Bus Listrik di 2025
Brokoli (Broccoli)
Brokoli adalah sayuran hijau yang memiliki kepala bunga berbentuk bola dengan batang yang lebih tebal dan cabang-cabang kecil. Brokoli termasuk dalam jenis cruciferous vegetables yang terkenal dengan kandungan nutrisinya yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Rasanya yang sedikit pahit dan teksturnya yang renyah membuatnya sangat populer dalam berbagai masakan, baik direbus, dikukus, atau dijadikan bahan dalam salad.
Manfaat Kesehatan Brokoli:
Baik kembang kol maupun brokoli adalah pilihan sayuran yang sangat sehat dan dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh. Keduanya kaya akan serat, vitamin, dan senyawa bioaktif yang dapat melindungi tubuh dari berbagai penyakit, termasuk kanker dan penyakit jantung. Perbedaan utama antara keduanya terletak pada rasa dan tekstur, meskipun keduanya memiliki manfaat kesehatan yang serupa.
Mengonsumsi keduanya secara teratur dalam pola makan seimbang dapat membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, terutama dalam hal pencernaan, sistem kekebalan tubuh, dan perlindungan terhadap penyakit kronis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Dari berbagai sumber
Hujan intensitas tinggi di lereng barat daya Merapi picu potensi lahar dan awan panas, warga diminta waspada.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 6 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Bimbel gratis di Prawirodirjan digelar lima kali sepekan untuk meningkatkan kemampuan belajar anak dan memperluas akses pendidikan.
Prabowo rayakan kemenangan Indonesia atas Thailand di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 4-2 lewat adu penalti di SUGBK.
Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand lewat adu penalti usai bermain 2-2 selama 120 menit.
Pemkot Jogja mengandalkan event sepanjang tahun dan sport tourism untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan serta mendongkrak omzet UMKM.