Advertisement

Film Dokumenter Petrus Tayang di KlikFilm, Ini Jadwalnya

Newswire
Selasa, 03 Desember 2024 - 12:47 WIB
Maya Herawati
Film Dokumenter Petrus Tayang di KlikFilm, Ini Jadwalnya Poster film dokumenter berjudul Petrus yang bakal ditayangkan di layanan KlikFilm mulai 8 Desember 2024. Antara - ist/KlikFilm

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTAFilm tentang penembak misterius (Petrus) yang marak di tahun 1980-an, bakal diputar di layanan streaming film berbayar KlikFilm.

Film ini dibuat berdasarkan rangkaian peristiwa penembakan preman pada tahun 1980-an, mulai 8 Desember 2024.

Advertisement

Menurut siaran pers rumah produksi di Jakarta, film dokumenter buatan KlikFilm Production itu mengupas sisi gelap kebijakan yang pada masa lalu dijalankan oleh pemerintah untuk memberantas kejahatan.

"Awalnya, saya ingin mengangkat sebuah film bertema kekerasan, seperti tentang preman atau gangster. Lalu, saya terpikir, kenapa tidak membuat film bersumber dari sebuah kejadian besar. Akhirnya diputuskan untuk membuat film Petrus ini," kata Edy Prass selaku produser film Petrus, Selasa (3/12/2024).

Menurut sutradara Tri Sasongko Hutomo, film dokumenter Petrus menyajikan fakta secara objektif berdasarkan kesaksian langsung orang-orang yang mengetahui kejadian penembakan misterius.

"Film dokumenter ini berdasarkan kesaksian tokoh-tokoh yang mengalami langsung dilancarkannya OPK," kata Hutomo menggunakan singkatan Operasi Pemberantasan Kejahatan.

BACA JUGA: CEK FAKTA: Rekaman Suara Jokowi Jika Ahmad Luthfi Menang Bakal Masuk Kabinet Prabowo

Ia menyampaikan bahwa OPK pertama kali dilaksanakan di Kota Jogja dan kemudian dilanjutkan ke kota-kota lain di Indonesia dalam kurun 1981 sampai 1983.

Di antara orang yang menyampaikan kesaksian mengenai operasi pemberantasan kejahatan pada awal tahun 1980 ada Yudho, yang sahabatnya menjadi korban penembakan misterius atau petrus di Kota Jogja.  

"Menurut saya, tidak fair Wahyo jadi korban petrus, karena dia orang yang baik," kata Yudho tentang sahabatnya.

"Saya juga tidak tahu kenapa Wahyo menjadi target. Setahu saya Wahyo hanya dipakai rekeningnya oleh preman, dan waktu itu saya juga sudah memperingatkan ke Wahyo untuk hati-hati," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran

Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran

News
| Rabu, 08 April 2026, 21:47 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement