Update Harga Emas Hari Ini: Stabil di Rp2,26 Juta per Gram
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Ilustrasi jamur./Bisnis.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Sejumlah ilmuwan di China menemukan sebuah patogen jamur yang sebelumnya tidak pernah diketahui. Bahayanya, jamur ini justru dapat menginfeksi manusia.
Dilansir dari livescience, jamur yang disebut Rhodosporidiobolus fluvialis itu ditemukan pada sampel klinis dari dua pasien rumah sakit yang tidak saling kenal.
Dalam percobaan, para peneliti menemukan bahwa ragi resisten terhadap beberapa obat antijamur lini pertama pada suhu yang lebih tinggi sekitar suhu tubuh manusia. Suhu ini juga menimbulkan "mutan hipervirulen" yang mampu menyebabkan penyakit lebih parah pada tikus percobaan. “Temuan ini mendukung gagasan bahwa pemanasan global dapat mendorong evolusi patogen jamur baru,” tulis para peneliti di balik penemuan tersebut dalam laporan yang diterbitkan pada 19 Juni di jurnal Nature Microbiology.
BACA JUGA: Kunjungi Sekolah, PKT UGM Sasar Anak Muda Berinovasi Tangani TBC
Para ilmuwan menemukan hal ini setelah memeriksa sampel jamur dari pasien di 96 rumah sakit di seluruh Tiongkok antara tahun 2009 dan 2019.
Secara keseluruhan, 27.100 jenis jamur dikumpulkan dan dianalisis; dari jumlah tersebut, hanya R. fluvialis yang belum pernah terlihat pada manusia sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Harga emas perhiasan 30 Maret 2026 stabil. Simak daftar lengkap harga emas semua karat dari Lakuemas dan Rajaemas.
Gala dinner di Candi Sewu tutup rangkaian KLIC Fest 2026 dengan pesan persahabatan internasional. Klaten kini makin mantap sebagai destinasi sport tourism dunia
Meta meluncurkan Forum, aplikasi khusus Facebook Groups mirip Reddit dengan fitur AI dan feed bebas iklan serta konten viral.
Dana cukai tembakau untuk Gunungkidul turun jadi Rp1,48 miliar pada 2026. Rokok ilegal diduga memicu penurunan penerimaan negara.
Peserta berkeliling kawasan candi berlanjut ke sejumlah desa di Kecamatan Prambanan. Peserta berasal dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali hingga Sulawesi
Pameran seni di Bantul menampilkan lukisan hasil pengalaman seniman melukis langsung di ruang tahanan Polres Bantul.