Revisi UU Hak Cipta Harus Lindungi Kreativitas Tanpa Batasi Ekspresi
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.
Puasa - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Salah satu ibadah yang dianjurkan kepada umat Muslim yang tidak melaksanakan ibadah haji adalah Puasa Arafah. Pelaksanaan puasa Arafah dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah atau saat para jamaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan salah satu rukun haji.
Puasa Arafah dilaksanakan pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 10 Zulhijah.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Idul Adha 2024 akan diperingati pada 17 Juni 2024. Jika mengikuti jadwal dari SKB 3 Menteri tersebut, puasa Arafah 2024 akan dilaksanakan pada 16 Juni 2024.
Hanya saja, masyarakat perlu menunggu hasil sidang isbat untuk penetapan resmi Idul Adha 2024. Sidang isbat ini akan dilaksanakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia pada 7 Juni 2024.
Berikut ini adalah bacaan niat puasa Arafah dalam bahasa Arab, latin, dan artinya:
Arab: نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillahi ta'ala
Artinya: "Saya niat berpuasa Arafah, sunnah karena Allah Ta'ala."
Puasa Arafah memiliki sejumlah keutamaan. Dilansir dari nu.or.id salah satu keutamaannya adalah menghapus dosa selama dua tahun. Berikut manfaat menjalankan ibadan Puasa Arafah.
Salah satu keutamaan utama puasa Arafah adalah sebagai penghapus dosa. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Puasa pada hari Arafah, aku berharap kepada Allah dapat menghapus dosa tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya.” (HR. Muslim)
Puasa Arafah juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Laiknya puasa Ramadan, saat menjalani Puasa Arafah, seorang muslim juga harus menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Hal ini menunjukkan ketaatan dan kecintaan seorang hamba kepada Rabb-nya.
Melaksanakan puasa Arafah bermakna juga mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Mengikuti sunnah Nabi adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kecintaan dan penghormatan kita kepada beliau. Termasuk untuk meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT.
Bulan Dzulhijjah memiliki banyak keberkahan dan keutamaan. Selain puasa Arafah, ada banyak amalan lain yang dianjurkan seperti puasa pada delapan hari pertama Dzulhijjah, berkurban, dan memperbanyak dzikir. Puasa Arafah menjadi puncak dari amalan-amalan ini.
Dengan berpuasa, seorang Muslim diajak untuk merasakan sedikit dari penderitaan orang-orang yang kurang beruntung, baik yang mengalami kelaparan ataupun kekurangan. Dengan berpuasa maka rasa empati dan kepedulian sosial bisa meningkat. Hal itu juga mendorong kita untuk lebih banyak berbagi dan membantu sesama.
1. Niat yang Ikhlas: Pastikan niat berpuasa semata-mata karena Allah SWT dan mengharapkan pahala dari-Nya.
2. Persiapan Fisik dan Mental: Siapkan tubuh dengan makan sahur yang sehat dan cukup, serta mental yang siap menghadapi hari dengan ibadah yang optimal.
3. Perbanyak Ibadah: Selain puasa, perbanyaklah shalat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur'an, dan doa.
4. Berbagi dengan Sesama: Manfaatkan momentum ini untuk berbagi dengan orang lain, baik dalam bentuk makanan berbuka puasa atau bantuan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Revisi UU Hak Cipta diingatkan tak membatasi kreativitas digital. Regulasi harus lindungi kreator tanpa mengancam kebebasan berekspresi.
Wisata jip Merapi Sleman kini gunakan barcode dan KTA. Sistem ini tingkatkan keamanan, transparansi, dan layanan wisata.
Presiden Prabowo resmikan 1.151 km jalan daerah. DIY kebagian 8 paket proyek untuk dorong ekonomi dan ketahanan pangan.
Hyundai CRETA hadir di Jogja dengan varian Prime, Alpha, dan N Line. Cek fitur unggulan dan harga terbaru 2026.
Nadiem Makarim bantah niat korupsi dalam sidang Chromebook, ungkap kisah emosional saat membaca ulang chat timnya.
DPR dukung hibah motor listrik ke guru honorer, tapi ingatkan soal risiko hukum dan beban baru bagi penerima.