Mahasiswa BEM Soloraya Demo DPRD Solo, Bawa 9 Tuntutan Krusial
BEM Soloraya gelar demo di DPRD Solo, sampaikan 9 tuntutan dari isu nasional hingga sampah Putri Cempo.
Minyak wijen - ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Minyak wijen adalah minyak goreng yang dapat dimakan yang diekstrak dari biji wijen. Minyak ini umum digunakan dalam masakan Asia dan Timur Tengah. Tanaman wijen terutama ditanam di Sudan, India, Myanmar dan Tanzania.
Di Amerika Serikat, negara bagian selatan dengan iklim lebih hangat, seperti Oklahoma, Texas, Kansas, dan Florida, merupakan produsen tanaman wijen terbesar di AS.
Seperti minyak goreng lainnya seperti kanola dan bunga matahari, minyak wijen diekstraksi dari biji mentah dan tidak dipanggang. Minyak ini memiliki dengan titik asap 210° C yang paling baik digunakan sebagai minyak goreng serbaguna yang juga cocok untuk memasak dengan suhu tinggi seperti menggoreng dan memanggang.
Sedangkan minyak wijen yang dipanggang memiliki titik asap yang lebih rendah, sehingga lebih mudah gosong dan pahit jika dipanaskan dalam waktu lama. Oleh karena itu, ini paling cocok untuk memasak dengan api kecil hingga sedang, seperti tumis, atau digunakan sebagai bumbu pada tahap akhir memasak.
Memperbaiki Kadar Kolesterol
Minyak wijen kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda, yang dapat membantu meningkatkan kolesterol HDL “baik” dan menurunkan kadar kolesterol LDL “jahat”.
Minyak wijen juga mengandung pitosterol, senyawa yang ditemukan dalam tanaman dengan sifat antioksidan dan menyehatkan jantung. Terutama senyawa sesamol adalah sejenis fitosterol yang terdapat dalam biji wijen dan minyak yang dapat membantu melindungi jantung dengan meningkatkan kolesterol baik.
BACA JUGA: KPU Sleman Didugat Oleh Vendor Snack KPPS yang Sempat Viral
Dapat Memperbaiki Tekanan Darah Anda
Biji wijen dan minyak wijen mengandung sesamin, sejenis senyawa tumbuhan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang dapat melindungi sel dari kerusakan dan mengurangi peradangan.
Sebuah tinjauan sistematis menyimpulkan bahwa dibandingkan dengan kelompok kontrol, mengonsumsi wijen secara teratur memiliki tekanan darah sistolik dan diastolik yang lebih rendah, serta berat badan dan lingkar pinggang, yang juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.
Mengurangi Risiko Jenis Kanker Tertentu
Lignan dalam biji wijen berpotensi memiliki sifat pelindung terhadap kanker. Penelitian ini masih sangat awal, namun lignan wijen ini mungkin dapat membantu meredakan peradangan dan stres oksidatif yang dapat mencegah kerusakan sel yang dapat menyebabkan kanker. (Sumber: Bisnis.com)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BEM Soloraya gelar demo di DPRD Solo, sampaikan 9 tuntutan dari isu nasional hingga sampah Putri Cempo.
Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas BBM tetap terjaga melalui pengelolaan zat pengotor di kilang untuk menghasilkan BBM standar Euro 4.
Pemkot Jogja mempercepat penataan kabel fiber optik melalui sistem ducting untuk mengurangi sampah visual dan mempercantik wajah kota wisata.
Kejagung menyerahkan PNBP hasil pemulihan aset senilai Rp1,029 triliun ke Kemenkeu, termasuk aset dan uang milik terpidana Eddy Tansil.
Chapter Jogja 2026 kembali hadir di JNM dan SD Tumbuh pada 19-23 Juni dengan konsep Unique Art Fair yang memperkuat ekosistem seni rupa Yogyakarta.
Wayang Gedhog langka akan dipentaskan di Keraton Jogja saat 1 Sura 2026. Lakon Jaya Berdangga sarat pesan perjuangan, kesetiaan, dan refleksi diri.