Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Gen Z @ Work/harpercollins.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Riset menunjukkan mayoritas generasi Z memandang media sosial (medsos) sebagai patokan sehingga lebih menyukai pekerjaan sebagai influencer. Bahkan orang yang sudah bekerja di perusahaan besar, lebih menyukai karier yang fleksibel sebagai konten kreator.
Dilansir dari Enterpreneur, media sosial memiliki pengaruh dan memegang kendali tertinggi di antara para Gen Z. Hampir semua dari Gen Z memiliki akun media sosial, setidaknya satu platform. Tidak hanya sebagai hiburan, media sosial juga berfungsi sebagai lapangan pekerjaan, seperti ‘influencer’
Baca Juga: Duh! Gen Z Senangnya Ngutang, tapi Tak Suka Bayar
Menurut laporan terbaru dari Morning Consult setelah melakukan survei lebih dari 2.000 orang dewasa di AS, 57 persen Gen Z mengatakan mereka akan menjadi ‘influencer’ jika diberi kesempatan, dibandingkan dengan 41 persen orang dewasa dari semua kelompok umur. Influencer di media sosial memang menjadi marak beberapa tahun ini karena perkembangan Internet yang pesat.
Influencer di media sosial biasanya memiliki banyak pengikut di media sosial. Mereka membuat konten-konten untuk mempromosikan produk atau jasa, berbagi tips, memamerkan keahlian, berbagi pengetahuan, atau sekadar berbagi kehidupan mereka. Pendapatan para influencer biasanya didapatkan dari iklan, kerja sama brand, atau lainnya.
Baca Juga: Generasi Z Perlu Membangun Reputasi dengan Bijak Bermedsos
Seperti yang dikatakan, para influencer biasanya berbagi tips dan pengetahuannya. Oleh karena itu, Generasi Z dan milenial kini juga lebih percaya pada influencer karena berbagai faktor, salah satunya faktor kedekatan. Laporan tersebut menyebutkan kepercayaan terhadap influencer media sosial meningkat dari 51 persen pada 2019 menjadi 61 persen pada tahun 2023.
Mayoritas (53%) Gen Z yang disurvei mempertimbangkan untuk memengaruhi pilihan karier yang terhormat. Hasilnya, dengan persentase yang sama, mereka akan bersedia meninggalkan pekerjaan mereka saat ini jika mereka dapat mempertahankan gaya hidup mereka sebagai seorang influencer. Bahkan, tiga dari sepuluh anak muda dalam survei tersebut berinvestasi untuk menjadi influencer.
Menurut survei 2022 yang dilakukan oleh IZEA, TikTok kini dianggap sebagai platform teratas untuk mempromosikan produk melalui influencer oleh Gen Z dan konsumen millennial. Survei tersebut melibatkan lebih dari 1.200 konsumen AS dan dilakukan pada bulan Desember 2022.
Survei tersebut juga mengungkapkan 42 persen responden muda menggunakan TikTok sambil mencari rekomendasi sebelum melakukan pembelian. YouTube berada di urutan kedua dengan persentase sebesar 40 persen. Sementara itu, hanya 25% mengatakan mereka berkonsultasi dengan teman dan keluarga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Casemiro dipastikan tampil saat Manchester United menghadapi Nottingham Forest dalam laga kandang terakhirnya di Old Trafford.
Kemenag menggelar sidang isbat penetapan awal Zulhijah 1447 H malam ini. Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada 27 Mei.
Waspada Wangiri Fraud, modus missed call internasional yang bisa menguras pulsa dan membuat tagihan telepon membengkak.
Jepang, Uzbekistan, China, dan Australia lolos ke semifinal Piala Asia U-17 2026 usai melewati laga dramatis di perempat final
PSIM Jogja menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung malam ini. Tim tamu datang dengan tekanan besar dari ancaman degradasi.