Polemik Pagar Laut, Prabowo Perintahkan untuk Dicabut, Muhammadiyah Tempuh Jalur Hukum
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatan ada dua perintah yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo terkait penyelesaian masalah pagar laut
Kopi dan teh/istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA—Sama-sama mengandung kafein, mana sih yang lebih sehat? Teh atau kopi? Berikut kami rangkumkan untuk Anda, perbedaan manfaat teh dan kopi.
Jika pertanyaan mengenai manfaat kesehatan yang lebih banyak di antara teh atau kopi muncul, jawaban tiap orang tidak akan sama. Manfaat dari teh dan kopi ada beberapa yang mirip, tetapi juga ada yang berbeda. Tingkat kesehatan teh dan kopi tidak bisa dinilai hanya dari satu kandungannya saja.
Baca Juga: Punya Kedai Kopi Terpadat, Jogja Menjadi Kota Kopi Indonesia
Teh biasanya mengandung lebih sedikit kafein dibandingkan kopi. Dilansir dari Forbes Health, Food and Drug Administration melaporkan mengonsumsi hingga 400 miligram kafein per hari dianggap aman bagi kebanyakan orang dewasa dan dapat memberikan beberapa manfaat kesehatan.
Kafein dapat meningkatkan energi dan fokus, menurunkan risiko depresi, penyakit Parkinson, fibrosis hati, penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
Menurut database Food Data Central USDA, kopi buatan rumah mengandung rata-rata 92 miligram kafein per cangkir 8 ons dan kopi di kedai kopi mengandung 150 hingga 235 miligram per porsi 12 ons. Sementara itu, 8 ons teh hitam menyediakan sekitar 47 miligram kafein dan 8 ons teh hijau mengandung sekitar 29 miligram kafein.
Kesimpulannya, kopi mungkin memberi Anda energi yang lebih cepat, tetapi teh mengandung L-theanine, bahan kimia yang jika dikombinasikan dengan kafein dapat membantu Anda tetap waspada secara mental lebih lama. Efek kopi sangat terasa dan cepat, tetapi teh mungkin menawarkan energi yang lebih lambat dan lebih stabil.
Antioksidan adalah zat yang membantu mengurangi peradangan dan mencegah kerusakan sel dalam tubuh yang disebabkan oleh radikal bebas. Ini merupakan molekul mengambang yang dihasilkan dari pencernaan makanan atau paparan polusi, radiasi, dan pemicu stres lainnya.
Kopi dan teh mengandung jenis antioksidan yang berbeda, tetapi keduanya mengandung polifenol secara spesifik. Jumlahnya dapat bervariasi tergantung pada cara minuman diolah atau disiapkan. Tinjauan penelitian pada tahun 2013 mengenai kopi, teh, dan minuman beralkohol seperti anggur merah mencatat bahwa espresso memiliki kekuatan antioksidan paling besar. Namun, studi perbandingan lainnya pada tahun 2022 terhadap minuman serupa menunjukkan bahwa teh hijau memenangkan kontes tersebut.
Kesimpulannya, baik kopi maupun teh mengandung senyawa yang dapat memberikan kontribusi positif bagi kesehatan Anda. Oleh karena itu, Anda dapat memperoleh manfaat yang signifikan dengan meminum berbagai macam minuman berkafein.
Dilansir dari Washington Post, sebuah penelitian menemukan rata-rata kopi memiliki antara 1,1 dan 1,8 gram serat per cangkir, tergantung apakah itu disaring, espresso atau instan. Kandungan seratnya lebih banyak daripada yang Anda temukan dalam jus jeruk yang mengandung sekitar setengah gram serat per cangkir.
Walaupun demikian, Anda tetap perlu makan banyak buah dan sayuran untuk mendapatkan 25 gram serat harian yang direkomendasikan. Dua atau tiga cangkir kopi sehari dapat membantu Anda mencapainya. Sebaliknya, secangkir teh biasanya tidak akan membantu Anda memenuhi kebutuhan serat harian.
Baca Juga: Jangan Salah, DIY Punya Varietas Kopi Sendiri, Bagaimana Nasibnya di Pasaran?
Karena mengandung antioksidan, teh dan kopi memiliki kualitas perlindungan dari penyakit. Konsumsi teh secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis, termasuk penyakit jantung, stroke, dan jenis kanker tertentu, terutama kanker mulut dan saluran pencernaan. Kopi juga memiliki manfaat kesehatan.
Namun, seseorang tidak boleh hanya mengandalkan teh atau kopi untuk pencegahan penyakit. Walaupun demikian, penelitian menunjukkan bahwa teh atau kopi dapat menjadi komponen yang berguna dalam pola makan yang sehat dan seimbang.
Peminum kopi dan teh cenderung hidup lebih lama dibandingkan orang yang tidak meminum kedua minuman tersebut. Bagi peminum teh, teh hijau dan hitam dikaitkan dengan umur panjang. Teh hitam dan terutama teh hijau kaya akan polifenol dan senyawa bermanfaat lainnya.
Sementara itu, sebuah penelitian mengamati hampir 172.000 orang dan menemukan bahwa mereka yang minum 2,5 hingga 4,5 cangkir kopi per hari memiliki kemungkinan kematian 30 persen lebih rendah selama sekitar tujuh tahun penelitian dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi. Bahkan mereka yang meminum kopinya dengan satu sendok teh gula pun tampaknya mendapatkan manfaatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatan ada dua perintah yang disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo terkait penyelesaian masalah pagar laut
Alex Marquez menang dramatis pada Sprint Race MotoGP Catalunya 2026, sementara Jorge Martin kembali crash dan gagal finis.
Cristiano Ronaldo gagal membawa Al Nassr juara AFC Champions League Two 2026 setelah kalah 0-1 dari Gamba Osaka di final.
Jakarta Bhayangkara Presisi menghadapi Foolad Sirjan Iranian pada final AVC Men’s Champions League 2026 malam ini di Pontianak.
Manchester City juara Piala FA 2026 usai mengalahkan Chelsea 1-0. Pep Guardiola mencetak rekor baru dan memastikan double winner domestik.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.