Ilmuwan Jepang Ciptakan Robot yang Bisa Tersenyum dengan Kulit Hidup di Wajahnya
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Ilustrasi layanan keramas di salon. / Ist
Harianjogja.com, WUXI—Saat masuk ke rumah makan, tak jarang rambut kita ikut terkena bau makanan yang disajikan. Untuk mengatasi hal ini, sebuah restoran di China memberikan layanan keramas bagi pelanggan setianya yang ingin menghilangkan bau makanan dari rambut setelah makan.
Melansir Oddity Central, restoran khusus menu hotpot bernama HaiDiLao di Kota Wuxi, China, itu menjadi viral karena layanan tambahan untuk cuci rambut pelanggan. Hal itu dilakukan karena restoran menyadari bahwa aroma sajian mereka seringkali mengenai rambut pelanggan hingga bau makanan.
Di China, hotpot merupakan menu populer. Hidangan ini disajikan di sebuah panci besar yang terus dididihkan dan berisi berbagai makanan dan bahan rebusan.
BACA JUGA: Kamu Tim Mana, Keramas Pagi atau Malam? Kenali Plus Minusnya!
Menikmati semangkuk hotpot yang enak biasanya merupakan pengalaman yang menyenangkan, tetapi membawa aroma makanan di rambut Anda selama berjam-jam atau bahkan berhari-hari bisa menjadi hal yang mengesalkan.
Restoran HaiDiLao kemudian membuat program percontohan dengan meluncurkan layanan keramas bagi pelanggan. Jaringan restoran hotpot terbesar di China ini memberikan pengalaman seperti salon rambut bagi pelanggan setia yang mengumpulkan cukup poin loyalitas, yang disebut 'koin Lao', dengan membelanjakan cukup uang di sejumlah lokasi HaiDiLao.

Foto-foto yang dibagikan di media sosial Tiongkok menunjukkan bahwa fasilitas cuci rambut di restoran HaiDiLao di Wuxi menyaingi fasilitas di salon rambut profesional. Tak hanya bisa memilih varian sampo, pelanggan juga bisa menikmati pijat kepala yang menenangkan sementara ahli kecantikan profesional merawat rambut mereka.
BACA JUGA: Kuliner Unik, Restoran Ini Sajikan Ramen dengan Kutu Laut Raksasa
Setiap yuan China yang dihabiskan di restoran HaiDiLao setara dengan 1 koin Lao, jadi cukup mudah untuk diakumulasikan. Namun, karena layanan tersebut masih dalam tahap uji coba, maka belum dipasarkan sama sekali sehingga belum banyak peminatnya.
Meski demikian, setelah foto-foto salon rambut restoran tersebut menjadi viral, permintaan reservasi cuci rambut di restoran itu sudah mulai muncul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Oddity Central
Ilmuwan Jepang membuat wajah robot yang bisa tersenyum karena wajahnya menyalin struktur jaringan kulit manusia.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2 Sleman terus dikebut. Pemasangan girder di Ring Road Utara ditarget selesai Juni 2026, termasuk pembangunan ramp off.
OpenAI meluncurkan ChatGPT Finance yang bisa terhubung ke rekening bank dan investasi untuk analisis keuangan personal pengguna.
Ekonom UAJY menilai pelemahan rupiah tetap berdampak ke warga desa dan kritik pernyataan Prabowo soal dolar AS.
KKMP di Kota Jogja sudah produksi ribuan batik ASN dan siapkan 65.000 seragam sekolah meski belum punya gerai permanen.
Apple mulai uji produksi chip iPhone dan Mac di Intel untuk kurangi ketergantungan pada TSMC di tengah tekanan AI dan geopolitik