Meta Siapkan Hatch untuk Tantang OpenAI di Pasar Agen AI
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Hewan Kurban - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Bisnis ternak sapi dan kambing menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah masih menjadi peluang usaha yang menjanjikan.
Namun, calon peternak perlu memperhitungkan secara matang modal awal, biaya operasional, hingga risiko fluktuasi harga agar tidak merugi saat musim kurban tiba.
Disarikan dari berbagai sumber, usaha ternak sapi dikenal memiliki potensi keuntungan besar, tetapi membutuhkan modal tinggi dan biaya pemeliharaan yang tidak sedikit.
Untuk skala kecil dengan lima ekor sapi bakalan, modal awal yang dibutuhkan diperkirakan mencapai sekitar Rp92,5 juta.
Biaya tersebut meliputi pembelian sapi bakalan, sewa lahan, pembangunan kandang semi permanen, hingga perlengkapan kandang.
Selain modal awal, peternak juga harus menyiapkan biaya operasional bulanan sekitar Rp6,55 juta.
Pengeluaran terbesar berasal dari kebutuhan pakan tambahan dan konsentrat untuk penggemukan sapi.
Biaya kesehatan ternak seperti vaksinasi, vitamin, dan obat-obatan juga menjadi komponen penting untuk mencegah risiko penyakit.
Di sisi lain, usaha ternak kambing dinilai lebih realistis bagi peternak pemula karena membutuhkan modal yang lebih rendah.
Dengan modal sekitar Rp8 juta hingga Rp10 juta, peternak sudah dapat memulai usaha ternak kambing skala kecil.
Biaya tersebut umumnya digunakan untuk membeli tiga ekor kambing, membuat kandang sederhana, serta memenuhi kebutuhan pakan awal.
Dari sisi waktu pemeliharaan, kambing juga lebih cepat dipanen dibanding sapi.
Penggemukan kambing umumnya membutuhkan waktu sekitar empat hingga lima bulan, sedangkan sapi bisa mencapai enam hingga 12 bulan.
Meski keuntungan per ekor kambing lebih kecil dibanding sapi, risiko kerugian juga dinilai lebih rendah.
Peternak tetap perlu mewaspadai sejumlah faktor eksternal yang dapat memengaruhi keuntungan usaha.
Kenaikan biaya logistik menjadi salah satu tantangan utama pada 2026.
Biaya sewa truk pengangkut hewan dilaporkan mengalami kenaikan cukup signifikan menjelang musim kurban.
Selain itu, harga pakan hijauan juga berpotensi meningkat saat musim kemarau.
Ancaman penyakit hewan seperti Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK masih menjadi risiko serius bagi peternak.
Karena itu, peternak disarankan memulai usaha sesuai kemampuan modal dan melakukan pencatatan biaya secara detail agar arus keuangan tetap terkontrol.
Dengan perencanaan yang matang, bisnis ternak kurban tetap berpotensi memberikan keuntungan menjelang Iduladha.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta dikabarkan segera meluncurkan Hatch, platform agen AI konsumen yang dipersiapkan untuk bersaing dengan OpenAI dan Anthropic. Simak fitur dan strateginya.
Sultan menyoroti warga miskin yang desilnya naik hingga kehilangan bantuan. Pemda DIY dan BPS membahas persoalan tersebut.
Astra melalui Nurani Astra membangun 7 posko bantuan gempa NTT. Sebanyak 35.726 penerima manfaat telah mendapat dukungan.
Eling Priswanto resmi memimpin Dinas Pariwisata DIY. Ia menyoroti aktivasi Bandara YIA hingga peluang direct flight.
Trump membuka opsi sanksi AS terhadap bank China yang masih bekerja sama dengan Iran di tengah meningkatnya tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran.
BGN DIY menggelar edukasi gizi serentak di seluruh SPPG pada 26-28 Agustus 2026 untuk memperkuat pemahaman gizi dan keamanan pangan MBG.