Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, Hujan Ringan hingga Udara Kabur Melanda Sejumlah Kota
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Foto ilustrasi kubis. -Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Risiko sayuran mentah bagi kesehatan menjadi perhatian karena potensi infeksi bakteri dan parasit dapat memicu gangguan pencernaan serius. Hal ini disampaikan dokter spesialis gastroenterologi yang mengingatkan beberapa jenis sayuran sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi matang.
Dokter ahli gastroenterologi dan hepatologi senior di Rumah Sakit Fortis India, Dr. Shubham Vatsya, mengungkapkan terdapat tiga sayuran yang tidak disarankan dimakan mentah, yaitu bayam, kubis, dan terong. Menurutnya, ketiga jenis sayuran tersebut memiliki potensi risiko kesehatan jika dikonsumsi tanpa proses pemasakan yang memadai.
"Bayam mengandung bakteri E. coli dan telur cacing pita yang tetap hidup bahkan setelah dicuci. Ini dapat menyebabkan sakit perut, diare, dan infeksi saluran pencernaan yang sangat serius," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran Hindustan Times pada Jumat.
Selain risiko infeksi, bayam mentah juga memiliki kandungan oksalat yang cukup tinggi. Zat ini diketahui dapat meningkatkan kemungkinan terbentuknya batu ginjal apabila dikonsumsi berlebihan dalam kondisi tidak dimasak.
Sayuran berikutnya yang dianjurkan tidak dimakan mentah adalah kubis. Kubis mentah berpotensi menjadi tempat berkembang larva cacing pita yang dapat membahayakan tubuh apabila ikut tertelan bersama makanan.
Apabila telur cacing pita yang menempel pada kubis mentah masuk ke aliran darah melalui saluran pencernaan, Dr. Vatsya menjelaskan bahwa parasit tersebut berisiko mencapai otak dan memicu kondisi serius seperti neurocysticercosis, yang dapat menyebabkan kejang serta gangguan neurologis lainnya.
Jenis sayuran ketiga yang sebaiknya tidak dikonsumsi mentah adalah terong karena mengandung racun alami bernama solanin.
"Racun solanin yang dapat menyebabkan mual dan masalah pencernaan. Memasak menetralkan solanin," kata Dr. Vatsya.
Ia menegaskan bahwa proses memasak atau mengukus sayuran secara menyeluruh sangat penting untuk mengurangi risiko kesehatan. Metode pemanasan dapat membantu memecah kandungan solanin pada terong, menurunkan kadar oksalat pada sayuran hijau, sekaligus membunuh bakteri maupun telur parasit yang tidak bisa dihilangkan hanya dengan mencuci bahan makanan.
"Jangan pernah makan tiga jenis sayuran ini mentah; konsumsilah hanya dalam bentuk matang atau dikukus. Memasak membunuh bakteri dan membuat pencernaan lebih mudah. Makanlah dengan sehat dan tetap aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan di sejumlah kota pada Minggu. Yogyakarta diprakirakan mengalami udara kabur.
Kaspersky menemukan situs palsu yang menawarkan iPhone 18 dengan harga fiktif. Pengguna diminta waspada sebelum memasukkan data pribadi.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.