Staf RS di Boyolali Gelapkan Rp628 Juta, Habis untuk Judol dan Pinjol
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Beberapa orang ada yang memilih keramas setiap hari karena rambutnya mudah lepek dan berminyak. Namun tak jarang pula seseorang keramas setiap 2-3 hari sekali.
Melihat dari perbedaan jenis rambut spserti itu, lumrah bila setiap orang punya kebiasaan keramas yang berbeda-beda. Misalnya seperti jenis rambut berminyak memang dianjurkan untuk keramas lebih sering daripada rambut keriting.
Bagaimana dengan jenis rambut lainnya? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui seberapa sering kamu harus keramas:
Faktor genetik, usia, jenis kelamin, dan lingkungan menjadi penentu jenis rambut yang kamu miliki. Misalnya saat usia muda kamu memiliki rambut berminyak namun seiring bertambah usia rambutmu berubah jadi tipe rambut kering.
Terlepas dari itu akibat produksi sebum yang lebih banyak keramas setiap hari dianjurkan bagi pemilik rambut berminyak atau setidaknya 3 kali seminggu agar rambut tidak terlalu kering.
Rambut kering ditandai dengan kusam, tidak berkilau, mudah kusut atau sulit diatur bahkan mudah rontok dan patah saat disisir. Hal ini terjadi karena produksi minyak alami tak sebanyak rambut biasanya sehingga kelembapan rambut pun berkurang.
Baca juga: Tetap Hati-Hati! Calo Sudah Mulai Turunkan Harga Coldplay
Oleh karenanya, disarankan untuk keramas 5 hingga 7 hari sekali untuk merangsang minyak alami pada kulit kepala serta disarankan untuk menggunakan kondisioner untuk membantu melembapkan rambut.
Ternyata rambut lurus lebih mudah dilapisi sebum sehingga lebih cepat berminyak. Maka dari itu, jenis rambut ini dapat keramas setiap hari atau dua hari sekali agar minyak alami yang melembabkan rambut tetap terjaga.
Rambut keriting atau bergelombang cenderung lebih mudah rontok karena produksi minyak yang lebih sedikit. Dianjurkan untuk keramas tak lebih dari dua kali dalam seminggu atau setiap setiap 4 hingga 5 hari sekali.
Menurut Perry Romanowski, seorang ahli kimia kosmetik menyatakan, “Proses memakai sampo atau kondisioner di rambut dapat merusak kutikula rambut (lapisan terluar).” Sehingga semakin sering mencuci rambut berpotensi membuat rambut kering, kusam bahkan bercabang.
Demi mempertahankan warna rambut agar lebih lama, keramas terlalu sering tidak disarankan. Pemilik rambut berwarna cukup keramas 3 hari sekali saja, selain itu dianjurkan pula menggunakan sampo khusus–dengan kandungan melembapkan dan bebas sulfate–agar warna terjaga dan terhindar dari rambut kering.
Mencuci rambut 3 hingga 4 kali seminggu dianjurkan untuk pemilik rambut berketombe. Agar jamur berlebih atau malassezia tak menghasilkan lebih banyak minyak di kulit kepala. Pilihlah sampo ketombe yang mengandung zinc pyrithione untuk mengurangi rasa gatal, peradangan, serta iritasi.
Jika rambut mulai terasa kering dan ketombe berkurang, kurangi penggunaan sampo ketombe menjadi sekali atau dua kali seminggu dan mulai beralih dengan sampo yang melembapkan rambut untuk keramas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eks staf RS di Boyolali gelapkan Rp628 juta, dipakai judol dan pinjol. Polisi ungkap modus manipulasi laporan keuangan.
Warga Kulon Progo gunakan anyaman daun kelapa sebagai wadah daging kurban untuk kurangi sampah plastik saat Iduladha 1448 H.
AS mengerahkan jet tempur F-22 dan puluhan pesawat pengisi bahan bakar di Israel hingga akhir tahun 2026.
Toyota bidik 300 SPK di IIMS Surabaya 2026 lewat peluncuran mobil hybrid baru dan berbagai program insentif pembelian kendaraan EV.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Kamis 28 Mei 2026 lengkap semua stasiun dengan tarif Rp8.000 dan keberangkatan pagi hingga malam.
Tips sehat konsumsi daging kurban saat Iduladha agar kolesterol tetap aman, mulai dari cara memasak hingga mengatur porsi makan.