Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Ilustrasi rabies
Harianjogja.com, SOLO—Jika kamu mengalami kondisi berikit ini boleh jadi itu adalah gejala penyakit rabies.
Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes), rabies merupakan salah satu penyakit zoonosis yaitu penyakit yang menular dari hewan ke manusia.
BACA JUGA: Cara Tangani Rabies
Infeksi ini ditularkan oleh hewan yang terinfeksi penyakit rabies. Hewan utama sebagai penyebab penyebaran rabies adalah anjing, kelelawar, kucing dan kera.
Di Indonesia rabies atau yang dikenal dengan penyakit anjing gila masih menjadi salah satu masalah yang mengancam kesehatan masyarakat.
Rabies adalah penyakit menular akut, menyerang susunan saraf pusat yang disebabkan oleh Lyssavirus. Virus rabies bisa menular melalui air liur, gigitan atau cakaran dan jilatan pada kulit yang luka oleh hewan yang terinfeksi rabies. Hewan yang berisiko tinggi untuk menularkan rabies umumnya adalah hewan liar atau hewan peliharaan yang tidak mendapatkan vaksin rabies.
Gejala masa inkubasi virus rabies berkisar 4-12 pekan, setelah masa inkubasi orang yang tertular virus rabies akan mengalami:
gejala mirip flu,
demam otot melemah,
kesemutan atau merasa terbakar di area gigitan,
sakit atau nyeri kepala,
demam,
mual dan muntah,
merasa gelisah,
bingung atau terancam tanpa ada penyebab,
hiperaktif,
halusinasi,
insomnia atau gangguan tidur,
kesulitan menelan ketika makan atau minum serta produksi air liur berlebih.
Gejala penyakit rabies rabies pada manusia berkembang secara bertahap dimulai dengan gejala awal yang mirip flu lalu berkembang menjadi gangguan neurologis yang parah. Meski bisa berakibat fatal, pasien tetap berpeluang sembuh asal segera diobati setelah terpapar virus rabies.
Beberapa cara penanganan luka gigitan hewan/penularan rabies pada manusia, yakni cuci luka gigitan secepatnya dengan air mengalir dan sabun selama 15 menit lalu diberikan antiseptic. Segera dibawa ke rumah sakit untuk kembali dilakukan pencucian luka dan mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) dan Serum Anti Rabies (SAR). Penanganan luka sesegera mungkin efektif dapat mencegah timbulnya gejala dan kematian.
Tindakan-tindakan pencegahan terinfeksi virus rabies adalah dengan mengurangi faktor-faktor risiko dengan cara :
Melakukan vaksinasi rabies pada hewan peliharaan.
Mendapatkan vaksin rabies untuk diri sendiri.
Menjaga kontak dari hewan yang berpotensi memiliki virus rabies.
Menjaga hewan peliharaan agar tidak berinteraksi dengan hewan liar atau asing.
Melaporkan kepada petugas kesehatan apabila menemui seseorang atau hewan yang mempunyai gejala penyakit rabies.
Cegah hewan-hewan lain yang berpotensi menyebarkan rabies masuk kedalam rumah.
Demikian informasi tentang gejala penyakit rabies
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.