OJK Catat 42 Multifinance Alami Kredit Macet di Atas 5 Persen
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Seorang yang sedang menderita ADHD/ilustrasi/Freepik.com
Harianjogja.com, JAKARTA—Pengobatan alternatif akupuntur cukup populer di seluruh dunia. Umumnya, pengobatan ini digunakan untuk penyakit sendi dan penyakit fisik lainnya.
Akupunktur yang merupakan praktik pengobatan tradisional China (TCM) memiliki manfaat meredakan stres. Dilansir dari Healthline, pengobatan ini melibatkan penusukan jarum tipis ke titik-titik tertentu pada tubuh. Akupunktur dipercaya untuk merangsang aliran energi tubuh (Qi) dan meningkatkan keseimbangan.
Selain meredakan stres, banyak penderita attention deficit hyperactivity disorder (ADHD) yang melakukan pengobatan alternatif ini untuk meringankan gejala. Studi ilmiah mengenai akupunktur untuk ADHD masih sedikit. Namun, para ahli menyarankan bahwa akupunktur dapat membantu mengelola gejala ADHD seperti hiperaktif, impulsif, kurang perhatian, dan meningkatkan relaksasi dan kesejahteraan secara keseluruhan.
BACA JUGA: Gunakan BPJS untuk Terapi Anak
Pengobatan tradisional China memandang ADHD sebagai ketidak seimbangan hati dan pikiran dibandingkan penyakit. Kemudian, pengobatan Barat menunjukkan bahwa akupunktur memengaruhi aktivitas otak. Sebuah penelitian menunjukkan penurunan aktivitas di korteks prefrontal dorsomedial (DMPFC) serta perubahan metabolisme glukosa otak saat melakukan akupunktur.
Hiperaktivitas di DMPFC terkait dengan berbagai gangguan kejiwaan dengan gangguan sosio-emosional seperti ADHD dan skizofrenia. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa TCM, termasuk akupunktur, mungkin memiliki keunggulan dibandingkan methylphenidate (Ritalin) dalam mengobati ADHD.
Di sebuah studi kasus, seorang mahasiswa berusia 25 tahun yang didiagnosis dengan ADHD memutuskan untuk mengurangi stimulan secara perlahan dengan bantuan akupunktur dan herbal. Setelah melakukannya selama 3 bulan, dia berhasil menghentikan semua pengobatan dan melihat peningkatan yang signifikan dalam gejala ADHD.
Sementara itu, studi penderita ADHD anak-anak yang menggunakan metode pengobatan akupunktur relatif terbatas. Namun, peneliti menilai efektivitas akupunktur sebagai pengobatan untuk ADHD dari penelitian yang melibatkan 876 anak dan remaja. Mereka juga membandingkan akupunktur dengan terapi methylphenidate hydrochloride (MPH).
Penilaian tersebut menunjukkan bahwa pengobatan akupunktur jauh lebih efektif daripada terapi MPH. Beberapa efek samping dilaporkan pada kelompok akupunktur dan dalam beberapa kasus, akupunktur dikaitkan dengan penurunan reaksi obat yang merugikan. Selain itu, efek akupunktur bertahan bahkan setelah masa pengobatan berakhir.
Penelitian yang dilakukan Lin Ang, dkk. menunjukkan bahwa ada bukti terbatas untuk mendukung penggunaan akupunktur sebagai pengobatan untuk ADHD pada anak, meskipun menunjukkan beberapa efek yang menjanjikan pada perbaikan gejala. Untuk mengintegrasikannya ke dalam praktik klinis rutin, penelitian selanjutnya harus mengadopsi metodologi yang tepat untuk meningkatkan kualitas bukti.
Akupunktur umumnya dianggap aman bila dilakukan oleh praktisi yang berkualifikasi dan berpengalaman, dan risiko serta efek samping biasanya minimal. Karena prosedur ini melibatkan penggunaan jarum tipis yang dimasukkan ke titik-titik di tubuh, Anda mungkin akan merasakan kesemutan, nyeri ringan, atau memar di tempat tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Laba KB Bank menyusut 95,12% menjadi Rp19,02 miliar pada semester I/2026, meski pendapatan bunga bersih tumbuh 36,57%.
Nelayan Pati Haryanto ditemukan meninggal di Pantai Dukuh Widengan setelah empat hari hilang saat berusaha menolong rekannya yang tenggelam.
Pemerintah mengerahkan 64 pesawat dan 54.394 personel untuk menangani karhutla. Hotspot terdeteksi 1.323 titik hingga 19 September 2026.
Pedagang Pasar Rakyat Bantul Kota menyebut kunjungan pembeli turun hingga 50% setelah MBG berjalan dan berdampak pada penjualan makanan.
Populasi lansia Jepang mencapai rekor 29,6 persen atau 36,24 juta jiwa, tertinggi di antara negara berpenduduk lebih dari 40 juta.