Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Sambal tempe./Resepkoki
Harianjogja.com, JAKARTA—Ada cara terbaik mengolah tempe agar nutrisinya tidak hilang adalah dengan ditumis atau direbus, alih-alih digoreng. Mau tahu caranya?
Kepala Instalasi Gizi dan Produksi Makanan RSUPN dr. Cipto Mangunkusumo Fitri Hudayani mengatakan ada cara terbaik agar nutrisi pada tempe tidak hilang. "Sarannya adalah dengan ditumis menggunakan sedikit minyak dan/atau direbus yang tidak terlalu lama proses pemasakannya," kata Fitri pada Senin (24/4/2023) malam.
Tempe goreng dinobatkan sebagai hidangan vegan tradisional terbaik keempat dunia versi TasteAtlas, sebuah situs yang didirikan oleh jurnalis dan pengusaha Kroasia, Matija Babic, yang memetakan berbagai jenis makanan dan minuman lokal di seluruh dunia yang mengandalkan ulasan ahli gastronomi.
Dalam daftar yang berisi 50 hidangan vegan dari berbagai negara di dunia itu, tempe goreng mengalahkan spaghetti e olio dari Italia yang berada di posisi tujuh, mayak gimpab dari Korea Selatan di posisi 15, hingga avocado toast dari Amerika Serikat di posisi 45.
Tempe goreng memang merupakan salah satu makanan yang sangat populer di Indonesia dan menjadi favorit masyarakat sehingga hampir selalu ada dalam menu makan.
Namun, Fitri mengingatkan bahwa jika selalu mengonsumsi makanan yang digoreng, termasuk tempe goreng, maka asupan lemak dalam tubuh bisa jadi berlebihan. Kementerian Kesehatan RI juga telah menganjurkan bahwa konsumsi lemak maksimal lima sendok makan per hari.
"Jika diolah dengan cara digoreng, pastinya nilai gizi dari lemak akan semakin tinggi, bahkan nilai energinya bisa jadi melebihi energi yang dihasilkan oleh tempe," ujar Fitri yang juga merupakan Ketua Pengurus Pusat (PP) Asosiasi Dietisien Indonesia (AsDI).
Jika digoreng dalam minyak banyak dan diolah beberapa kali, maka kebaikan tempe akan berkurang.
Tempe, menurut Fitri, memiliki kandungan gizi mulai dari protein, karbohidrat, serta sumber lemak baik, yang bermanfaat sebagai sumber energi. Tempe juga mengandung vitamin, mineral, hingga serat larut air, yang baik untuk menjaga saluran cerna.
Fitri tidak menyarankan mengonsumsi tempe mentah, berkaitan dengan keamanan, di mana proses pengolahan tempe tidak bisa sepenuhnya terjamin sehingga mungkin akan berdampak pada gangguan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
KPK memeriksa Kadis PUPR dan anggota DPRD Kota Bengkulu sebagai saksi dugaan korupsi. Penyidikan terkait pengembangan OTT KPK di Bengkulu.
Cek harga emas Pegadaian hari ini, 26 Agustus 2026, untuk Antam, Galeri 24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback.
Prabowo meminta bahan pemadam karhutla berbahan baku singkong diproduksi massal setelah inovasi Babinsa Lubuk Linggau dinilai efektif.
Presiden Prabowo bertolak ke NTT untuk mengecek kondisi pengungsi dan penanganan gempa Flores serta memastikan bantuan terus disalurkan.
Siswi SMP di Jogja melaporkan dugaan tindakan asusila oleh karyawan UKS. Polisi masih menyelidiki kasus dan akan