Rektor dan Guru Besar UMY Soroti Rencana Pendirian 10 Kampus URI
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Nonton bareng film Tilik The Seriis di Museum Sonobudoyo. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Sebuah kisah gosip warga kampung yang terkenal dengan Bu Tejo sempat viral pada 2018 silam kini kembali diadopsi menjadi tayang berseri di WeTV Original Tilik The Series. Serial ini menampilkan gossip lucu Bu Tejo dengan segala karakternya yang membawa pesan penting bagi masyarakat.
Film ini mengisahkan Bu Tejo (Siti Fauziah) yang suka menggosip. Namun serial ini Bu Tejo berbalik menjadi bahan gosip sebab suaminya, Pak Tejo yang diperankan Ibnu Widodo yang mencalonkan diri sebagai kepala lurah diduga berselingkuh.
BACA JUGA : Tembus 10 Juta, Para Pemeran Film Tilik Ajak Masyarakat
Saat bersamaan, Pak Tejo harus menghadapi Pak Hartono (Seteng Sadja), seorang politikus yang licik, rakus, dan kejam sebagai saingan. Tak hanya cerita rumah tangganya yang runyam, karakter bu Tejo yang kompleks dengan mood dan emosi yang naik turun menjadi daya tarik penonton. Dibalik kisah yang mengocok perut membawa pesan kuat bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya karakter Bu Tejo yang suka julid, ia sebenarnya punya cita-cita agar perempuan di lingkungannya maju.
“Ini sebuah karya yang kental dengan nuansa asli Indonesia. Antusiasme penonton dan juga masyarakat Indonesia sangat tinggi untuk serial orisinil Indonesia. Inilah yang membuat kami berkomitmen untuk terus memproduksi konten lokal dan tentunya membawa konten lokal terbaik,” kata Lesley Simpson, Executive Producer & Country Head WeTV dan iflix Indonesia dalam rilis yang diterima Kamis (13/4/2023).
Penonton akan dibawa untuk menikmati WeTV Original Tilik The Series dengan kisah yang berbeda namun tetap dengan Bu Tejo yang kritis dan beragam kelucuan lainnya yang bisa mengocok perut penonton. Serial drama komedi ini berjumlah delapan episode yang bisa ditonton oleh seluruh pengguna WeTV melalui streaming maupun offline, secara gratis, di aplikasi WeTV dan juga iflix, atau wetv.vip.
“Sebagai aplikasi hiburan yang menyajikan konten-konten Asia yang menarik, kami menyajikan berbagai serial yang dapat disaksikan secara gratis,” ucapnya.
BACA JUGA : 6 Fakta tentang Film Tilik, yang Bikin Nama Bu Tejo jadi Viral
Penonton tidak perlu khawatir ketinggalan ragam tayang terbaik karena WeTV menayangkan serentak di seluruh dunia. Selain bisa dinikmati di desktop, WeTV juga bisa diunduh dari aplikasi mobile, baik itu pada perangkat Android (Google Play) atau iOS (App Store).
“Berbagai kemudahan dan dukungan layanan yang maksimal membuat aplikasi ini menjadi opular di kalangan pecinta drama Asia,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Road to Alfamart Run 2026 digelar di Plaza Malioboro, Jogja, diikuti lebih dari 300 runner sebagai pemanasan menuju ajang utama di GBK.
Jenang Darmini di Pasar Beringharjo diburu wisatawan. Saat ramai, lebih dari 100 gelas jenang bisa terjual dalam sehari.
Gelombang panas melanda Korea Selatan dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius. Kondisi panas diperkirakan berlanjut hingga akhir Agustus.
PKB Kota Jogja menargetkan satu fraksi di DPRD pada Pemilu 2029 dengan kepengurusan didominasi Gen Z dan mulai menyiapkan pencalegan dini.
Kodim 0730/Gunungkidul membangun 18 sumur bor untuk membantu warga mengatasi krisis air bersih. BPBD juga memetakan potensi sumber air.